Kamis, 04 Agustus 2011

Cefixime, Antibiotika Golongan Sefalosforin


Nama Dagang: 
Anfix (Mahakam BF), Cefarox (Gracia Ph), Cefila (Lapi), Cefspan (Kalbe Farma), Ceptik (Interbat), Comsporin (Combiphar), Ethifix (Ethica), Fixacep (Fahrenheit), Fixam (Solas), Fixef (Kalbe Farma), Fixiphar (Pharos), Lanfix (Landson), Nucef (Guardian Ph), Simcef (Erlimpex), Sofix (Soho), Spaxim (Sandoz), Sporetik (Sanbe Farma), Starcef (Dexa Medica), Taxime (Hexpharm), Tocef (Bernofarm), Trixim (Ferron), Urticef (Prafa/UAP).

Farmakologi: 
Cefixime adalah sefalosforin semi-sintetik generasi ketiga yang dapat diberikan secara oral. Selain cefixime, keluarga sefalosporin lain diantaranya sefaleksin, cefaclor, cefuroxime, cefpodoxime, cefprozil dan lain-lain. 
Mekanisme kerja sefalosporin yaitu dengan cara menghambat sintesa dinding sel bakteri, sehingga tanpa dinding sel, bakteri akan mati. Cefixime tahan terhadap hidrolisa berbagai macam enzim betalaktamase yang dihasilkan bakteri. Beberapa bakteri yang peka terhadap cefixime yaitu Staphylococcus aureus , Streptococcus pneumoniae , Streptococcus pyogenes (penyebab radang tenggorokan ), Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, E. coli , Klebsiella , Proteus mirabilis, Salmonella , Shigella , dan Neisseria gonorrhoeae.
 
Indikasi: 
Cefixime efektif untuk infeksi telinga tengah (otitis media), tonsilitis, infeksi tenggorokan (faringitis), laringitis, bronkitis, dan pneumonia. Juga digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih dan gonore serta bronkitis akut yang disebabkan oleh bakteri pada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik.
 
Dosis:
Dewasa dan anak-anak dengan berat badan >30 kg: 50-100 mg, 2 kali sehari
Untuk infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan menjadi 200 mg, 2 kali sehari.
Anak-anak: 1.5-3 mg/kg berat badan (BB), 2 kali sehari
Untuk infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan menjadi 6 mg/kg BB, 2 kali sehari.

Efek Samping: 
Diare dan keluhan saluran cerna lainnya, pusing, sakit kepala, vaginitis, colitis, pseudomembran, reaksi hipersensivitas dalam berbagai manifestasi, defisiensi vitamin K dan B.
Interaksi obat: Probenesid dapat meningkatkan konsentrasi dalam darah dari cefixime yaitu dengan mengurangi eliminasi oleh ginjal. Tetapi interaksi ini kadang-kadang digunakan untuk meningkatkan efek dari sefalosporin. Menggunakan cefixime bersama golongan aminoglikosida [misalnya, tobramycin, gentamisin) dapat menghasilkan efek aditif, dapat membunuh bakteri tetapi juga meningkatkan risiko bagi ginjal.
 
Kehamilan: 
Keselamatan cefixime pada kehamilan belum diketahui secara pasti karena tidak ada study yang memadai untuk itu. Namun, studi pada hewan menunjukkan tidak ada efek merugikan pada janin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar