Nama Dagang: Adecco (Pharos), *Amaryl M (Sanofi Aventis), *Avandamet (GlaxoSmithKline), Benofomin (Bernofarm), Diabex (Combiphar), Diafac (Phapros), Eraphage (Guardian Ph.), Forbetes (Sanbe), Formell (Actavis), Gliformin (Tempo SP), Glikos (Ifars), Glucofor (Soho), Glucophage,Glucophage XR , (Merck)), Glucotika (Ikapharmindo), *Glucovance (Merck), Gludepatic (Fahrenheit), Glumin, Glumin XR (Ferron), Glunor (XR) (Kalbe Farma), Gradiab (Coronet), Methormyl (Mugi Labs), Metphar (Novell Ph.), Nevox (XR) (Kalbe Farma), Reglus (Landson), Zendiab (Zenith Ph), Zumamet (Sandoz).
Metformin (N, N-dimethylimidodicarbonimidic diamide) adalah zat antihiperglikemia oral golongan biguanid untuk penderita diabetes mellitus Tipe II (NIDDM= Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus) yaitu diabetes yang tanpa ketergantungan terhadap insulin. Mekanisme kerja metformin yang tepat belum diketahui, tetapi metformin diduga dapat memperbaiki sensivitas hepatic dan peripheral terhadap insulin tanpa menstimulasi sekresi insulin. Metformin tidak mengakibatkan hipoglikemia bila diberikan sebagai obat tunggal. Metformin juga banyak dikombinasikan dengan antidiabetik lainnya.
Orang dengan diabetes tipe-2, sel-sel beta-pankreasnya tidak mampu atau kurang menghasilkan insulin, sehingga gula darah akan naik. Insulin yang keberadaannya dalam tubuh menempel dalam tempat-tempat khusus di permukaan-permukaan seluruh sel tubuh, akan melakukan tiga cara menurunkan kadar gula darah yaitu: mengubahnya menjadi glikogen yang akan disimpan di dalam hati, mencegah hati untuk tidak mengeluarkan banyak gula dan melakukan perangsangan terhadap sel-sel tubuh agar dapat menyerap banyak gula.
Dosis: Metformin harus diberikan bersama makanan
Sehari 3 X 500 mg, atau 2 x 850 mg (pagi & malam).
Peringatan: Metformin dapat asidosis laktat, yaitu penumpukan asam laktat dalam darah, terutama orang yang mengalami kelainan ginjal. Oleh karena itu jangan minum metformin jika memiliki masalah penyakit ginjal, atau adanya penyakit hati, orang dengan penyakit jantung yang sedang diobati dengan digoxin atau furosemide, dibarengi dengan minum alcohol, sedang mengalami dehidrasi akut, akan melakukan rontgen, akan menjalani operasi dan yang sedang menderita serangan jantung, infeksi berat atau stroke. Metformin juga harus berhati-hati digunakan oleh orang yang sedang hamil atau yang merencanakan kehamilan.
Kenali tanda-tanda asidosis laktat yaitu merasa sangat lemah, lelah, atau tidak nyaman, nyeri otot, sesak napas, perut tidak nyaman, badan merasa dingin, pusing dan detak jantung tidak teratur.
Saran: Untuk menormalkan gula darah, lakukan diet dan olah raga secara teratur. Dan untuk mengurangi efek samping metformin, gunakan metformin bersama makanan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar