Kamis, 12 April 2012

Pantangan dan Anjuran Makanan bagi Penderita Asam Urat


(Majalah Kesehatan). Penyakit asam urat adalah jenis artritis yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Selain nyeri, penyakit asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.
Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Penyakit asam urat kebanyakan diderita oleh pria di atas 40 tahun dan wanita yang telah menopause. Penderita asam urat biasanya juga memiliki keluhan lain seperti tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes dan aterosklerosis. Separuh dari penderita asam urat adalah orang yang kegemukan. Bila dibiarkan, penyakit asam urat bisa berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.

                                                                               Pantangan Asam Urat

Daftar
Makanan Tinggi Purine
Makanan
Asam Urat
(mg/100g)
Teobromin (kafein cokelat)
2300
Limpa domba/kambing
773
Hati sapi
554
Ikan sarden
480
Jamur kuping
448
Limpa sapi
444
Daun melinjo
366
Paru-paru sapi
339
Kangkung, bayam
290
Ginjal sapi
269
Jantung sapi
256
Hati ayam
243
Jantung domba/kambing
241
Ikan teri
239
Udang
234
Biji melinjo
222
Daging kuda
200
Kedelai & kacang-kacangan
190
Dada ayam dg kulit
175
Daging ayam
169
Daging angsa
165
Lidah sapi
160
Ikan Kakap
160
Tempe
141
Daging bebek
138
Kerang
136
Udang Lobster
118
Tahu
108
Perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu dan menghindari makanan yang berkadar purin tinggi dapat mengendalikan asam urat. Berikut adalah makanan tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. (Ingat bahwa masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Makanan yang sangat cepat menimbulkan serangan asam urat pada satu orang belum tentu menimbulkan efek yang sama pada yang lainnya).
  • Alkohol dan soft drink
  • Melinjo dan emping
  • Kacang-kacangan
  • Jamur, bayam matang, dan sawi
  • Daging kambing
  • Jeroan dan gajih (lemak)
  • Kerang-kerangan
  • Bebek dan kalkun
  • Salmon, mackerel, sarden, kepiting, udang, dan beberapa ikan lainnya
  • Krim dan Es krim

Anjuran

Beberapa hal berikut dianjurkan untuk mengurangi asam urat:
  • Jangan minum aspirin (bila membutuhkan obat pengurang sakit, pilih jenis ibuprofen dan lainnya)
  • Perbanyak minum air putih– terutama bagi penderita yang mengidap batu ginjal– untuk mengeluarkan kristal asam urat di tubuh.
  • Makan makanan yang mengandung potasium tinggiseperti:
    • Sayuran dan buah-buahan
    • Kentang
    • Alpukat
    • Susu dan yogurt
    • Pisang
  • Makan buah-buahan kaya vitamin C, terutama jeruk dan strawberry
  • Aktif secara seksual(Berita bagus! Seks ternyata memperlancar produksi urin sehingga menurunkan kadar asam urat).
  • Konsumsi salah satu produk alami yang dapat menyembuhkan asam urat seperti sidaguri, habbatussauda, brotowali, teh hijau, dll.

Selasa, 10 April 2012

Penawar Racun Tomcat Ternyata Sederhana

REPUBLIKA.Peneliti Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, Rasmi R,S.St.M.Si berhasil menemukan pembasmi atau penawar racun tomcat yakni minyak goreng yang diaduk bersama dengan garam dapur.
"Obat penawar tersebut kemudian bisa dioleskan pada kulit yang terkena racun. Obat penawar ini juga berlaku untuk semua jenis serangga sebagai pertolongan pertama," kata Rasmi R di Padang, Selasa (10/4).
Menurut dia, khusus untuk tomcat, racunnya mengandung paederin yang hanya menyebabkan kulit mengalami iritasi atau melepuh. Namun demikian, katanya, yang lebih dikwatirkan adalah infeksi sekunder setelah terjadi luka.
"Penawar racun tomcat itu secara cepat dan mudah diperoleh adalah dengan minyak goreng yang diaduk dengan garam dapur. Garam dan minyak goreng banyak tersedia pada setiap dapur rumah tangga," katanya.
Setiap orang pasti tahu apa itu garam, selain disukai karena rasanya yang khas juga disukai karena manfaatnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Di dalam garam terkandung natrium yang dapat membantu keseimbangan cairan tubuh manusia.
Garam juga bermanfaat seperti dalam membasmi kuman, sebab garam memiliki antiseptik yang berfungsi mematikan penyakit yang disebabkan jamur dan bakteri.
Ia menjelaskan, banyak orang yang pernah disengat tawon, disengat kala jengking atau kena ulat bulu, akan tetapi rasa gigitannya akan berbeda. Kalau disengat tawon rasanya kepala dan muka akan membesar dan terasa sakit, kalau kala jengking lain lagi, sakitnya sampai ke jantung karena darah anda membawa racun ke jantung.
Namun kalau ulat bulu atau tomcat hanya sekedar panas dan gatal. Bisa terjadi iritasi kulit atau menimbulkan borok, namun kalau disengat tawon bisa membuat pembuluh darah anda pecah dan meninggal dunia kalau digigit tawonnya 100 ekor lebih.
Sementara itu tomcat (Paedreus litoralis), adalah binatang predator hama padi di lahan sawah, bukan binatang yang secara tiba-tiba turun dari langit dan menyerang manusia.
Jika dibandingkan dengan racun yang dikeluarkan oleh tanaman untuk melindungi dirinya dari gangguan luar, contohnya pohon aren (Arenga pinnata) justru berbahaya yakni terletak pada getah buahnya serta rambut halus yang terbang dari buahnya.
"Kalau kena getahnya, kita akan merasakan gatal sekali dan semua kulit akan merah serasa terbakar," katanya.
Bagi yang pernah terkena racun ini, tidak akan berani mendekat pohon aren lagi karena sudah tahu bagaimana sakitnya.
Bagi yang terkena getah aren, tentunya akan berlarian kian kemari sambil menggaruk semua badan dan jika tidak diberi penawar mungkin kulit anda akan terkelupas karena digaruk atau jatuh pingsan saking tidak bisa menahan rasa gatal itu, katanya.

Kamis, 15 Maret 2012

Tips Memilih Obat Penurun Berat Badan

Kegemukkan sering menjadi momok masalah bagi setiap orang karena mempengaruhi penampilan. Sementara penampilan adalah kunci utama kepercayaan diri seseorang untuk melakukan banyak hal. Untuk itu, sudah menjadi obsesi untuk menjadikan diri kita tampil segar, sehat, serta langsing.

Apotik di Indonesia umumnya menjual obat yang bekerja dengan 2 metode. Pertama, obat yang bekerja sentral yaitu bekerja di saraf pusat dengan cara menekan nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, menaikkan metabolisme sehingga seseorang cenderung berkeringat. Jenis obat dengan metode tersebut diantaranya Diethylpropion,Mazindol, Phentermine, Sibutramin. Namun hanya Diethylpropion yang mendapatkan izin edar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kedua,obat yang bekerja lokal, yaitu obat yang bekerja di usus dengan cara menghambat penyerapan zat gizi seperti lemak. Kemudian lemak dikeluarkan ketika anda buang air besar. Orlistat memiliki cara kerja demikian, dan telah mendapatkan izin edar oleh BPOM.

Namun sebelum memilih mengkonsumsi diantara 2 jenis obat tersebut, sebaiknya anda mengikuti tips-tips berikut ini:

1. Hubungi dokter anda
Tidak ada obat yang tidak memiliki efek samping termasuk obat anti obesitas ini, bahkan potensinya cenderung berbahaya. Disamping itu penggunaan untuk penurunan berat badan juga akan berbahaya jika sebenarnya anda sudah sehat dan memiliki tubuh ideal. Dan dokter nantinya akan mengkategorikan anda kepada pasien yang mengalami kelebihan berat badan atau memiliki gangguan fisiologis lain. Perolehan obat ini pun harus disertai dengan resep dokter.

2. Laporkan pola Makan dan Gaya hidup Anda ke dokter
Catatlah setiap makanan yang anda makan. Hal ini diperlukan karena apakah diet anda termasuk tinggi lemak atau rendah lemak. Jika memang penyebabnya tinggi lemak maka anda akan diberi golongan obat penghancur lemak. Jika ternyata anda termasuk doyan makan maka anda diberi penekan nafsu makan. Dokter anda yang sudah terbiasa mengobati menggunakan obat jenis ini akan menentukan apakah anda perlu satu jenis atau kombinasi keduanya. Laporkan juga gaya hidup anda termasuk didalamnya adalah jenis pekerjaan anda. Apakah kegiatan anda sehari2? Bekerja di lapangan atau dikantor ? Olah raga apa yang anda lakukan ? Apakah anda memiliki waktu tidur yang cukup ?

3. Berikan waktu pengobatan
Penurunan berat badan ini tidak dapat langsung dilihat, namun memerlukan proses dan waktu. Penurunan 2-3 kg memerlukan perubahan pola makan, gaya hidup dan olahraga teratur. Hal ini kadang menyebabkan seseorang memutuskan bahwa obat tersebut tidak bekerja di 1 bulan pertama, padahal semestinya obat tersebut baru memberikan hasil setelah bulan kedua. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter berapa lama harus mengkonsumsi obat ini dan tentukan waktu pengamatan kurang lebih selama minimal 1 bulan.

4. Siapkan dana besar
Golongan obat-obatan yang berhubungan dengan estetika tubuh biasanya relatif mahal karena termasuk kosmeceutikal. Sebagai gambaran singkat Harga obat penurun berat badan bisa mencapai Rp. 10.000- Rp. 30.000 per tablet. Artinya jika anda mengkonsumsi 2 kali sehari selama satu bulan maka anda memerlukan dana sejumlah minimal Rp.600.ooo/bulan. Harga obat tersebut bisa lebih mahal lagi karena tidak semua apotik menyediakan dan terkadang dokter menyediakannya sendiri di tempat praktek.

5.Jangan terpengaruh dengan iklan
Sebaiknya anda menyelesaikan pengobatan sampai tuntas dan anda harus minum secara teratur dan rutin. Jangan sampai anda memutus pengobatan sebelum berkonsultasi dengan dokter/apoteker di apotek. Karena anda bisa saja membuang terlalu banyak uang untuk mengulangi pengobatan dari awal.

6. Perhatikan konsumsi obat-obatan yang lain
Beberapa obat dapat mempengaruhi berat badan anda jika dikonsumsi secara teratur, misalkan : golongan kortikosteroid , antidepresant, tranquilizer minor, anti panik, sulfonilurea, antipsikosis, atau yang paling sering menyebabkan kegemukan adalah Pil KB. Jadi sebaiknya anda melaporkan semua pengobatan yang sedang anda laksanakan kepada dokter anda. Disamping itu dengan mengetahui obat apa yang anda konsumsi dapat dihindari interaksi obat yang tidak diinginkan dari obat tersebut.

7. Pelajari berapa kalori kebutuhan anda sehari
Penghitungan kalori dibutuhkan untuk menentukan berapa dan apa yang sebaiknya anda makan untuk menurunkan berat badan anda. Jika anda ingin menurunkan berat badan anda dapat menurunkan jumlah kalori yang anda makan.

8.Ketahui apakah anda memiliki gangguan penyakit dan faktor genetik yang mempengaruhi
Hipothtiroid, Cushing syndrome dan Insulin resistensi dapat menyebabkan kegemukan, untuk itu anda harus memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter anda. Karena penyebab kegemukan bukan saja dari banyaknya asupan gizi yang kita makan.

Perlu anda ketahui bahwa penurunan berat badan belum tentu linear. Artinya jika bulan pertama anda turun 1 kg, belum tentu bulan kedua turun 2 kg karena masih banyak faktor lain yang menentukan penurunan berat badan
(sumber: tempo)

Jumat, 24 Februari 2012

Endometriosis, Penyebab, Gejala & Pengobatannya

DEFINISI
Endometriosis adalah suatu penyakit dimana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim.

Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut.
Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim.
Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada.
Kadang jaringan endometrium tumbuh di dalam paru-paru.

Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan).
Faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia diatas 30 tahun dan kulit putih.

Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15% wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 25-50% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja.
Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.
PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi beberapa ahli mengemukakan teori berikut:
  1. Teori menstruasi retrograd (menstruasi yang bergerak mundur)
    Sel-sel endometrium yang dilepaskan pada saat menstruasi bergerak mundur ke tuba falopii lalu masuk ke dalam panggul atau perut dan tumbuh di dalam rongga panggul/perut.
  2. Teori sistem kekebalan
    Kelainan sistem kekebalan menyebabkan jaringan menstruasi tumbuh di daerah selain rahim.
  3. Teori genetik Keluarga tertentu memiliki faktor tertentu yang menyebabkan kepekaan yang tinggi terhadap endometriosis.
Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini, tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. Kadang terjadi perdarahan ringan tetapi akan segera membaik dan kembali dirangsang pada siklus menstruasi berikutnya.
Proses yang berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium, serta di sekitar fimbrie tuba. Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii terganggu atau tidak terlaksana. Selain itu, perlengketan juga bisa menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke rahim.

Resiko tinggi terjadinya endometriosis ditemukan pada:
  • Wanita yang ibu atau saudara perempuannya menderita endometriosis
  • Siklus menstuasi 27 hari atau kurang
  • Menarke (menstruasi yang pertama) terjadi lebih awal
  • Menstruasi berlangsung selama 7 hari atau lebih
  • Orgasme ketika menstruasi.

  • GEJALA
    Endometriosis bisa menyebabkan:

  • Nyeri di perut bagian bawah dan di daerah panggul
  • Menstruasi yang tidak teratur (misalnya spotting sebelum menstruasi)
  • Kemandulan
  • Dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).

    Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih.

    Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (endometrioma).
    Kadang endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara tiba-tiba.

    Kadang tidak ditemukan gejala sama sekali.

    Endometriosis

  • DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
    Pada pemeriksaan panggul akan teraba adanya benjolan lunak yang seringkali ditemukan di dinding belakang vagina atau di daerah ovarium.

    Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

  • Laparoskopi
  • Biopsi endometrium
  • USG rahim
  • Barium enema
  • CT scan atau MRI perut.
  • PENGOBATAN

    Pengobatan tergantung kepada gejala, rencana kehamilan, usia penderita dan beratnya penyakit.

    Obat-obatan yang dapat menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium adalah pil KB kombinasi, progestin, danazole dan agonis GnRH.
    Agonis GnRH adalah zat yang pada mulanya merangsang pelepasan hormon gonadotropin dari kelenjar hipofisa, tetapis elelah diberikan lebih dari beberapa minggu akan menekan pelepasan gonadotropin. .

    Pada endometriosis sedang atau berat mungkin perlu dilakukan pembedahan. Endometriosis diangkat sebanyak mungkin, yang seringkali dilakukan pada prosedur laparoskopi.
    Pembedahan biasanya dilakukan pada kasus berikut:
    - bercak jaringan endometrium memiliki garis tengah yang lebih besar dari 3,8-5 cm
    - perlengketan yang berarti di perut bagian bawah atau panggul
    - jaringan endometrium menyumbat salah satu atau kedua tuba
    - jaringan endometrium menyebabkan nyeri perut atau panggul yang sangat hebat, yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.
    Untuk membuang jaringan endometrium kadang digunakan elektrokauter atau sinar laser.
    Tetapi pembedahan hanya merupakan tindakan sementara, karena endometriosis sering berulang.

    Ovarektomi (pengangkatan ovarium) dan histerektomi (pengangkatan rahim) hanya dilakukan jika nyeri perut atau panggul tidak dapat dihilangkan dengan obat-obatan dan penderita tidak ada rencana untuk hamil lagi.
    Setelah pembedahan, diberikan terapi sulih estrogen. Terapi bisa dimulai segera setelah pembedahan atau jika jaringan endometrium yang tersisa masih banyak, maka terapi baru dilakukan 4-6 bulan setelah pembedahan.

    Pilihan pengobatan untuk endometriosis:
    1. Obat-obatan yang menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium
    2. Pembedahan untuk membuang sebanyak mungkin endometriosis
    3. Kombinasi obat-obatan dan pembedahan
    4. Histerektomi, seringkali disertai dengan pengangkatan tuba falopii dan ovarium.
    Obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengobati endometriosis


     
    Obat Efek samping
    Pil KB kombinasi estrogen-progestin Pembengkakan perut, nyeri payudara, peningkatan nafsu makan, pembengkakan pergelangan kaki, mual, perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, trombosis vena dalam
    Progestin Perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, perubahan suasana hati, depresi, vaginitis atrofika
    Danazol Penambahan berat badan, suara lebih berat, pertumbuhan rambut, hot flashes, vagina kering, pembengkakan pergelangan kaki, kram otot, perdarahan diantara 2 siklus, payudara mengecil, perubahan suasana hati, kelainan fungsi hati, sindroma terowongan karpal
    Agonis GnRH Hot flashes, vagina kering, pengeroposan tulang, perubahan suasana hati
    Sumber : www.medicastore.com

    Senin, 20 Februari 2012

    Kejang Demam (Step) pada Anak


    Dari Majalah Kesehatan. Kejang demam atau step (dari bahasa Belanda, koortsstuipen) adalah kejang yang dipicu oleh demam. Ini adalah kondisi yang cukup umum pada anak-anak. Sekitar 3-5% anak-anak usia di bawah 6 tahun pernah mengalaminya. Paling sering, kejang demam terjadi pada usia 18 bulan s.d. 3 tahun. Anak-anak di bawah 6 bulan dan di atas 6 tahun jarang yang mengalaminya.

    Gejala kejang demam

    Pada saat kejang dimulai, tubuh anak Anda tiba-tiba kaku dan bola matanya berputar ke belakang. Tak lama kemudian dia kehilangan kesadaran. Tubuh, tangan dan kaki kemudian mengejang (kelojotan) dengan kepala terdongak. Kulit anak menjadi gelap, mungkin kebiruan. Napasnya tidak beraturan. Kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama. Dalam beberapa detik sampai menit anak Anda akan berangsur-angsur kembali mendapatkan kesadaran. Anak Anda mungkin akan terlihat mengantuk untuk beberapa saat sebelum kembali normal. Meskipun hanya berlangsung beberapa menit, serangan kejang mungkin terasa sangat lama bagi Anda yang menyaksikan. Kejang pada anak-anak memang selalu merupakan pengalaman menakutkan.

    Penyebab

    Kejang demam terjadi karena aktivitas listrik di otak terganggu oleh demam. Kejang demam dapat merupakan tanda pertama penyakit. Sebagian besar kejang demam terjadi dalam 24 jam pertama penyakit dan tidak selalu saat demam tertinggi. Penyakit yang dapat menyebabkan kejang demam adalah flu, pilek, infeksi telinga dan infeksi lain yang biasanya tidak serius. Namun, penyakit serius seperti pneumonia atau meningitis juga dapat menjadi penyebabnya. Kecenderungan untuk mendapatkan kejang demam diwariskan dalam keluarga. Risiko anak memiliki kejang demam adalah 10-20% bila salah satu orangtuanya pernah mendapatkannya. Risiko meningkat menjadi sekitar 30% jika kedua orangtua dan saudara kandung pernah mendapatkannya.

    Penanganan

    Bila anak Anda mengalami kejang demam, lakukan beberapa hal berikut:
    • Rebahkan anak Anda di lantai atau matras yang beralas lembut. Jangan merebahkan anak di ranjang atau meja yang sempit sehingga berisiko terjatuh. Anda dapat menaruh bantal di kepalanya.
    • Jika anak mulai muntah atau mengumpulkan air liur di mulutnya, pelan-pelan miringkan tubuhnya agar dia tidak tersedak.
    • Longgarkan pakaian yang ketat, terutama di sekitar leher.
    • Singkirkan benda-benda berbahaya yang dapat melukai dia.
    • Jangan menahan gerakan anak Anda selama kejang.
    • Jangan menaruh benda apa pun ke dalam mulutnya. Dahulu orang biasa menempatkan batang kayu di mulut anak untuk mencegahnya menggigit lidah, tapi itu adalah gagasan yang buruk karena berisiko merusak gigi dan cedera mulut lain.
    • Cobalah untuk tetap tenang. Kejang akan berhenti sendiri dalam beberapa menit.
    • Fokuskan perhatian Anda untuk menurunkan demamnya:
      • Bila tersedia, masukkan diazepam dalam bentuk supositoria semi padat ke dalam anus anak Anda untuk mempercepat penurunan demam.
      • Kompres kepala dan tubuhnya dengan air hangat (bukan air dingin). Air dingin atau alkohol justru akan meningkatkan demam.
      • Jangan mencoba untuk menurunkan demam anak Anda dengan menempatkannya ke ruangan dingin. Anda dapat membuka jendela, namun ruangan tidak boleh terlalu dingin.
    • Setelah kejang berakhir dan anak Anda terjaga, langkah yang paling penting adalah mengidentifikasi penyebab demamnya. Hubungi dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan saran perawatan lebih lanjut.
    • Hubungi dokter segera bila kejang berlangsung lebih dari 5 menit, terjadi lebih dari sekali di hari yang sama atau anak Anda terlihat lemah atau sakit setelah kejang berakhir.

    Akankah kejang demam berulang?

    Sebagian besar kejang demam tidak berulang (hanya terjadi sekali seumur hidup anak). Namun, riset menunjukkan bahwa 1 dari 3 anak yang mengalami kejang demam mengalaminya untuk kedua kali. Risiko kejang demam berulang meningkat jika anak Anda lebih muda dari 18 bulan, jika ada riwayat keluarga kejang demam atau jika penyebabnya demam yang tidak terlalu tinggi (38,5 derajat atau kurang).

    Apakah kejang dapat menyebabkan kerusakan otak?

    Kejang demam tidak akan menyebabkan kerusakan otak. Bahkan kejang yang berlangsung satu jam atau lebih pun hampir tidak pernah menyebabkan kerusakan otak. Kejang juga tidak berarti anak Anda memiliki epilepsi. Kejang epilepsi tidak disebabkan atau disertai oleh demam. Namun, kemungkinan epilepsi berkembang pada anak yang telah beberapa kali mengalami kejang demam memang sedikit lebih tinggi daripada yang tidak pernah mengalaminya. Peluang epilepsi berkembang pada anak yang pernah mengalami kejang demam adalah 2% sampai 4%.

    10 Tips Mencegah Diabetes Mellitus


    Sumber: Majalah Kesehatan.
    Bila Anda berusia di atas 45 tahun, atau lebih muda namun berisiko tinggi terkena diabetes (misalnya, karena salah satu atau kedua orang tua Anda memiliki diabetes atau berat badan Anda di atas normal)… waspadalah! Diabetes selalu mengintai Anda. Semakin hari, semakin banyak orang Indonesia yang menderita diabetes tipe-2 (diabetes yang dimulai pada saat dewasa). Menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jumlah penderita diabetes tipe-2 di Indonesia meningkat tiga kali lipat dalam 10 tahun dan pada 2010 lalu mencapai 21,3 juta orang. Bandingkan dengan tahun 2000, yang jumlah penderitanya baru mencapai 8,4 juta orang.
    Diabetes tipe-2 dikaitkan dengan kondisi yang dikenal sebagai resistensi insulin. Meskipun ada unsur gangguan sekresi insulin dari sel-sel beta pankreas, cacat utamanya adalah ketidakmampuan tubuh untuk merespon insulin dengan baik. Pankreas telah bekerja keras untuk memproduksi insulin lebih banyak, tetapi jaringan tubuh (misalnya, otot dan sel-sel lemak) tidak merespon dan tidak peka terhadap insulin. Pada titik ini, diabetes terjadi di mana kadar gula darah melambung di atas normal. Kadar gula darah yang terus-menerus tinggi pada akhirnya akan menimbulkan banyak komplikasi kesehatan yang serius.
    Untungnya, Anda bisa mencegah diabetes tipe-2 melalui perubahan gaya hidup. Membuat beberapa perubahan sederhana dalam gaya hidup Anda sekarang dapat membantu Anda mencegah dan mengendalikan diabetes. Pertimbangkan 10 tips pencegahan diabetes berikut:

    1. Lakukan lebih banyak aktivitas fisik

    Ada banyak manfaat berolahraga secara teratur. Latihan olahraga dapat membantu meningkatkan sensitivitas tubuh Anda terhadap insulin, yang membantu menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada pria yang diikuti selama 10 tahun, untuk setiap 500 kkal yang dibakar per minggu melalui latihan, ada penurunan 6% risiko relatif untuk pengembangan diabetes. Penelitian itu juga mencatat manfaat yang lebih besar pada pria yang lebih gemuk.
    Dengan meningkatkan olahraga, tubuh menggunakan insulin lebih efisien sampai 70 jam setelah latihan. Jadi, berolahraga 3-4 kali seminggu akan bermanfaat pada kebanyakan orang. Penelitian menunjukkan bahwa baik latihan aerobik dan latihan ketahanan dapat membantu mengendalikan diabetes, tapi manfaat terbesar berasal dari program fitness yang meliputi keduanya. Perlu dicatat bahwa banyak manfaat olahraga independen terhadap penurunan berat badan. Namun, bila dikombinasikan dengan penurunan berat badan, keuntungannya meningkat secara substansial.

    2. Dapatkan banyak serat dalam makanan

    Makanan berserat tidak hanya mengurangi risiko diabetes dengan meningkatkan kontrol gula darah tetapi juga menurunkan resiko penyakit jantung dan menjaga berat badan ideal dengan membantu Anda merasa kenyang. Makanan tinggi serat antara lain buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Salah satu makanan tinggi serat yang terbukti dapat mengendalikan diabetes adalah dedak padi atau bekatul.

    3. Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian

    Meskipun tidak jelas mengapa, biji-bijian dapat mengurangi risiko diabetes dan membantu menjaga kadar gula darah. Dalam sebuah studi pada lebih dari 83.000 perempuan, konsumsi kacang-kacangan (dan selai kacang) tampaknya menunjukkan beberapa efek perlindungan terhadap pengembangan diabetes. Wanita yang mengkonsumsi lebih dari lima porsi satu-ons kacang per minggu menurunkan resiko terkena diabetes dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi kacang sama sekali.

    4. Turunkan berat badan

    Sekitar 80% penderita diabetes kegemukan dan kelebihan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, pencegahan diabetes dapat bergantung pada penurunan berat badan. Setiap kg Anda kehilangan berat badan dapat meningkatkan kesehatan Anda. Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang kegemukan mengurangi risiko diabetes mereka sebesar 16 persen untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Juga, mereka yang kehilangan sejumlah berat setidaknya 5 sampai 10 persen berat badan awal dan berolahraga secara teratur mengurangi risiko diabetes hampir 60 persen dalam tiga tahun.

    5. Perbanyak minum produk susu rendah lemak

    Data mengenai produk susu rendah lemak tampaknya berbeda-beda, tergantung apakah Anda gemuk atau tidak. Pada penderita obesitas, semakin banyak susu rendah lemak yang dikonsumsi, semakin rendah risiko sindrom metabolik. Secara khusus, mereka yang mengkonsumsi lebih dari 35 porsi produk susu tersebut seminggu memiliki risiko jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 10 porsi seminggu. Menariknya, hubungan ini tidak begitu kuat pada orang yang ramping.

    6. Kurangi lemak hewani

    Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 42.000 orang, diet tinggi daging merah, daging olahan, produk susu tinggi lemak, dan permen, dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes hampir dua kali dari mereka yang makan diet sehat. Hal ini independen terhadap berat badan dan faktor-faktor lain.

    7. Kurangi konsumsi gula

    Konsumsi gula saja tidak terkait dengan pengembangan diabetes tipe 2. Namun, setelah disesuaikan dengan berat badan dan variabel lainnya, tampaknya ada hubungan antara minum minuman sarat gula dan pengembangan diabetes tipe 2. Wanita yang minum satu atau lebih minuman bergula sehari memiliki hampir dua kali lipat risiko terkena diabetes daripada wanita yang minum satu per bulan atau kurang.

    8. Berhenti merokok

    Merokok tidak hanya berkontribusi pada penyakit jantung dan menyebabkan kanker paru-paru tetapi juga terkait dengan perkembangan diabetes. Merokok lebih dari 20 batang sehari dapat meningkatkan risiko diabetes lebih dari tiga kali lipat dari orang yang tidak merokok. Alasan tepatnya untuk hal ini belum diketahui dengan baik. Kemungkinan merokok secara langsung menurunkan kemampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin. Selain itu, ada juga hubungan antara merokok dan distribusi lemak tubuh. Merokok cenderung mendorong bentuk tubuh “apel” yang merupakan faktor risiko untuk diabetes.

    9. Hindari lemak trans

    Hindari mengkonsumsi lemak trans (minyak sayur terhidrogenasi) yang banyak digunakan pada produk olahan dan makanan cepat saji. Mereka telah menunjukkan berkontribusi pada penyakit jantung dan juga dapat menyebabkan diabetes tipe- 2.

    10. Dapatkan dukungan

    Dapatkan teman, keluarga atau sekelompok orang untuk membantu Anda dalam mencegah diabetes. Mereka dapat mendukung Anda dalam memempertahankan gaya hidup sehat baru Anda.

    Jumat, 03 Februari 2012

    Helm Motor Dapat Membuat Anda Kehilangan Pendengaran

    Pilih mana, kepala bocor, ditilang polisi atau menjadi “bolot”?
    Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Journal Of The Acoustical Society of America memperingatkan bahwa helm motor, meskipun dapat melindungi kepala Anda dari kecelakaan, juga dapat menyebabkan Anda kehilangan pendengaran. Sekelompok peneliti dari Universitas Bath dan Bath Spa, Inggris, telah memetakan aliran udara dan pola kebisingan untuk mengetahui penyebabnya. Deru mesin motor memang keras, tetapi penelitian mereka mengungkapkan bahwa sumber terbesar kebisingan bagi pengendara sepeda motor sebenarnya adalah udara yang mendesing di atas dan melalui helm.
    '05.Motorcyclist.1200Block.4thStreet.SW.WDC.3May2011' photo (c) 2011, Elvert Barnes - license: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/Para peneliti mendapatkan kesimpulan tersebut setelah memasang helm sepeda motor di kepala manekin, menempatkannya dalam sebuah terowongan angin, dan menyalakan kipas angin. Dengan menempatkan mikrofon di lokasi yang berbeda di helm dan di telinga manekin, mereka menemukan bahwa bagian bawah helm dan pinggiran dagu merupakan sumber utama suara yang mencapai gendang telinga sensitif pengendara sepeda motor. Mereka juga meneliti bagaimana sudut helm dan kecepatan angin memengaruhi kebisingan tersebut. Suara yang paling berbahaya tidak berasal dari deru mesin, tetapi dari kebisingan di atas 500 Hz dan di bawah 500 Hz yang disaring dan diperkuat oleh angin yang melaju di sekitar dan melalui helm Anda. Dalam hal ini helm motor bertindak sebagai penyaring frekuensi yang menentukan input ke sistem pendengaran. Bahkan pada kecepatan yang normal pun kebisingan suara bisa melebihi tingkat yang aman.
    Ini adalah penelitian pertama yang menyelidiki efek akustik dari helm sepeda motor. Temuan ini mungkin dapat menjadi masukan bagi Pemerintah untuk mewajibkan produsen helm agar merancang helm yang dapat meredam kebisingan dan melindungi pendengaran.
    Mulai saat ini, mungkin ada baiknya bagi Anda untuk mengenakan penutup telinga saat berkendara motor dengan memakai helm. (dari majalahkesehatan.com)