Pilih mana, kepala bocor, ditilang polisi atau menjadi “bolot”?
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Journal Of The Acoustical Society of America memperingatkan bahwa helm motor, meskipun dapat melindungi kepala Anda dari kecelakaan, juga dapat menyebabkan Anda kehilangan pendengaran. Sekelompok peneliti dari Universitas Bath dan Bath Spa, Inggris, telah memetakan aliran udara dan pola kebisingan untuk mengetahui penyebabnya. Deru mesin motor memang keras, tetapi penelitian mereka mengungkapkan bahwa sumber terbesar kebisingan bagi pengendara sepeda motor sebenarnya adalah udara yang mendesing di atas dan melalui helm.
Para
peneliti mendapatkan kesimpulan tersebut setelah memasang helm sepeda
motor di kepala manekin, menempatkannya dalam sebuah terowongan angin,
dan menyalakan kipas angin. Dengan menempatkan mikrofon di lokasi yang
berbeda di helm dan di telinga manekin, mereka menemukan bahwa bagian
bawah helm dan pinggiran dagu merupakan sumber utama suara yang mencapai
gendang telinga sensitif pengendara sepeda motor. Mereka juga meneliti
bagaimana sudut helm dan kecepatan angin memengaruhi kebisingan
tersebut. Suara yang paling berbahaya tidak berasal dari deru mesin,
tetapi dari kebisingan di atas 500 Hz dan di bawah 500 Hz yang disaring
dan diperkuat oleh angin yang melaju di sekitar dan melalui helm Anda.
Dalam hal ini helm motor bertindak sebagai penyaring frekuensi yang
menentukan input ke sistem pendengaran. Bahkan pada kecepatan yang
normal pun kebisingan suara bisa melebihi tingkat yang aman.
Ini adalah penelitian pertama yang menyelidiki efek akustik dari helm sepeda motor. Temuan ini mungkin dapat menjadi masukan bagi Pemerintah untuk mewajibkan produsen helm agar merancang helm yang dapat meredam kebisingan dan melindungi pendengaran.
Mulai saat ini, mungkin ada baiknya bagi Anda untuk mengenakan penutup telinga saat berkendara motor dengan memakai helm. (dari majalahkesehatan.com)
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Journal Of The Acoustical Society of America memperingatkan bahwa helm motor, meskipun dapat melindungi kepala Anda dari kecelakaan, juga dapat menyebabkan Anda kehilangan pendengaran. Sekelompok peneliti dari Universitas Bath dan Bath Spa, Inggris, telah memetakan aliran udara dan pola kebisingan untuk mengetahui penyebabnya. Deru mesin motor memang keras, tetapi penelitian mereka mengungkapkan bahwa sumber terbesar kebisingan bagi pengendara sepeda motor sebenarnya adalah udara yang mendesing di atas dan melalui helm.
Para
peneliti mendapatkan kesimpulan tersebut setelah memasang helm sepeda
motor di kepala manekin, menempatkannya dalam sebuah terowongan angin,
dan menyalakan kipas angin. Dengan menempatkan mikrofon di lokasi yang
berbeda di helm dan di telinga manekin, mereka menemukan bahwa bagian
bawah helm dan pinggiran dagu merupakan sumber utama suara yang mencapai
gendang telinga sensitif pengendara sepeda motor. Mereka juga meneliti
bagaimana sudut helm dan kecepatan angin memengaruhi kebisingan
tersebut. Suara yang paling berbahaya tidak berasal dari deru mesin,
tetapi dari kebisingan di atas 500 Hz dan di bawah 500 Hz yang disaring
dan diperkuat oleh angin yang melaju di sekitar dan melalui helm Anda.
Dalam hal ini helm motor bertindak sebagai penyaring frekuensi yang
menentukan input ke sistem pendengaran. Bahkan pada kecepatan yang
normal pun kebisingan suara bisa melebihi tingkat yang aman.Ini adalah penelitian pertama yang menyelidiki efek akustik dari helm sepeda motor. Temuan ini mungkin dapat menjadi masukan bagi Pemerintah untuk mewajibkan produsen helm agar merancang helm yang dapat meredam kebisingan dan melindungi pendengaran.
Mulai saat ini, mungkin ada baiknya bagi Anda untuk mengenakan penutup telinga saat berkendara motor dengan memakai helm. (dari majalahkesehatan.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar