Minggu, 12 April 2015

Hati yang Bersih





Kita adalah makhluk kecil, yang sangat lemah, sangat mudah tergoda dan terjerumus dalam dosa-dosa, suka berbuat dzolim kepada sesama manusia, suka merendahkan orang lain, suka berbuat maksiat, suka sombong dan merasa diri kita ini lebih baik dari orang lain, suka riya dan masih banyak dosa-dosa lainnya yang sering kita lakukan. Dosa dari mata kita, telinga kita, tangan kita, hati kita, mulut kita, perut kita, otak kita, hati kita.

Maka jika Engkau ya Alloh, ingin menghinakan diri ini, maka hinakan diri ini saat di dunia ini saja. Mungkin kita pantas dihinakan karena dosa-dosa yang kita lakukan. Biarlah diri ini hina dalam pandangan manusia. Mudah-mudahan kehinaan ini menjadikan kita mau mendekat kepada-Mu ya Alloh, mudah-mudahan kehinaan ini menjadi jalan taubat kepada-Mu ya Alloh, mudah-mudahan kehinaan ini menjadi jalan untuk memperbaiki diri ini dan menjadi jalan untuk hanya melakukan perbuatan yang baik saja.

Tapi aku memohon kepada-Mu ya Alloh, jangan Kau hinakan diri ini pada hari ketika manusia dibangkitkan. Hari dimana harta, jabatan, kedudukan, pangkat dan popularitas tidak lagi berguna dan tidak lagi bisa menolong atau bahkan sekedar meringankan. Hari dimana anak-anak laki-laki dan orang-orang yang selama ini bisa menjaga dan melindungi kita tidak lagi berguna dan tidak akan mampu menolong kita. Hari dimana rumah-rumah yang kuat, bangunan-bangunan dan benteng-benteng yang kokoh, tempat-tempat yang aman dan tersembunyi tidak akan lagi berguna dan tidak dapat lagi melindungi diri kita ini. Hari dibangkitkan merupakan hari perhitungan diri ini atas amal dan perbuatan kita ketika hidup di dunia. Maka masukkanlah diri ini di hari itu ya Alloh, ke dalam golongan orang-orang yang berhati bersih, yang berhati bersih, yang berhati bersih dan golongan orang-orang bertakwa.

Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa.                (Asyu’ara (26): 87 – 90)

Sabtu, 13 Juli 2013

Penderita Diabetes, Hindari Makan Sayuran Ini



Tidak semua sayuran aman bagi penderita diabetes, terutama jenis sayuran yang mengandung pati. Sayuran jenis ini mudah dikenali karena rasanya yang manis contohnya kentang dan ubi. Biasanya makanan atau sayuran yang manis mengandung indeks glikemik yang tinggi, walaupun tidak selalu misalnya labu manis yang indeks glikemiknya rendah.

Indeks glikemik (glycemic index/GI) adalah ukuran kecepatan makanan diserap menjadi gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan, semakin cepat dampaknya terhadap kenaikan gula darah. Untuk menentukan indeks glikemik suatu makanan, beberapa subyek manusia diberi porsi makanan tunggal, kemudian gula darah mereka diukur setelah waktu tertentu. Kurva respons yang dihasilkan dibandingkan dengan glukosa dan dinilai dalam angka. Glukosa murni memiliki indeks glikemik 100, dan semua makanan lain diukur relatif terhadapnya. Indeks glikemik di atas 70 termasuk tinggi, antara 56 s.d. 69 sedang, dan 55 ke bawah rendah.

Berikut ini makanan yang harus dihindari pasien diabetes, seperti dikutip dari Boldsky:

1. Akar Bit
Akar bit merupakan sayuran yang tumbuh di bawah tanah dan menyerap semua zat manis dari tanah. Akar bit memang punya banyak manfaat sehat. Namun jika Anda berniat mengurangi tingkat gula darah, sebaiknya saat makan makanan ini tidak lebih dari sekali seminggu.

2. Kacang-kacangan
Kacang tidak manis tapi merupakan makanan yang mengandung pati. Bukan berarti Anda tidak boleh sama sekali mengonsumsi makanan ini. Agar aman, makanlah kacang rebus atau panggang dan dalam porsi terbatas.

3. Tomat
Tomat memang buah, akan tetapi karena sering digunakan untuk memasak maka ada yang mengkategorikannya sebagai sayuran. Tomat mengandung asam sitrat yang pada dasarnya manis. Jika Anda adalah pasien diabetes, maka sebaiknya hindari tomat mentah dalam salad. Minimalkanlah juga penggunaan tomat saat memasak.

4. Jagung Manis
Jagung manis tidak hanya tersa manis tetapi juga merupakan makanan yang mengandung pati. Pasien diabetes diminta untuk menghindari makanan apapun yang terbuat dari jagung.

5. Bunga Pisang
Bunga pisang dan batang pisang kadang dimasak sebagai sayuran. Nah, ini perlu dikurangi konsumsinya oleh mereka yang memiliki diabetes, sebab bunga pisang sebagaimana buah pisangannya, manis dan mengandung pati.

Senin, 29 April 2013

7 Manfaat Berhenti Merokok



Mungkin pernah terilntas dibenak kita, ” SAYA INGIN BERHENTI MEROKOK..!”. Awalnya mungkin terasa sulit. Tapi cobalah tidak menyentuh rokok selama 3 minggu, lalu rasakan keadaan tubuh kita dan keinginan untuk berhenti merokok.
“Yang dibutuhkan adalah kemauan dan kekuatan, " kata Dr Vihang Vahia, Psikiater di Breach Candy Hospital, Mumbai dilansir laman Times of India, Minggu.

Jika masih ragu-ragu, berikut manfaat berhenti merokok agar kita semakin yakin.

1. Tubuh kembali bersih seperti bayi
Kita semua cinta bayi dan bila kita berhenti merokok, maka tubuh kita cenderung memiliki kebersihan seperti bayi. Tekanan darah akan normal, denyut nadi dan suhu tubuh juga normal.

2. Batuk-batuk berat akan hilang
Setelah kita berhenti merokok, kecenderungan batuk berat akan menurun. Pada saat yang sama sesak napas dan napas berat akan menurun karena paru-paru akan memulai fungsi reguler dengan normal.
Hal ini akan meningkatkan kemampuan paru-paru untuk menangani lendir, membersihkan paru-paru dan mengurangi risiko berbagai infeksi.

3. Setiap malam bisa bulan madu
"Ya, jika kita berhenti merokok, kehidupan seks akan membaik," kata Dr Vihang. Menghindari rokok bermanfaat bagi pasangan. Laki-laki akan mendapatkan ereksi dan wanita akan menjadi terangsang dengan mudah.

4. Bau rokok menghilang
Jika kita berhenti merokok, dalam beberapa menit bau rokok dari tubuh akan hilang. Ini akan membuat kita terlihat menarik bagi orang di sekitarnya. Selain itu, tempat di mana kita tinggal akan berbau segar dan bersih.

 5. Mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan
Merokok membuat hidup kita rentan terkena berbagai penyakit. Oleh karena itu, berhenti merokok jika kita ingin hidup sehat tanpa berbagai penyakit seperti impotensi, masalah kesuburan, katarak, degenerasi makula, penyakit gusi, kehilangan gigi dan osteoporosis.

6. Panjang umur
Berhentilah merokok jika kita ingin melihat cucu-cucu kita lahir dan tumbuh dewasa kelak.

7. Semakin percaya diri
Merokok menyebabkan penuaan dini.  Jika kita berhenti merokok, hal  itu tidak hanya akan menguntungkan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga penampilan diri kita. Merokok menyebabkan keriput serta membuat kulit kusam . Berhentilah merokok jika ingin terlihat lebih menarik.

Minggu, 14 April 2013

Apakah Angkak dapat Menaikkan Trombosit?



Air rebusan angkak atau beras merah yang difermentasi dipercaya dapat meningkatkan jumlah trombosit pada pasien demam berdarah. Tapi berdasarkan penelitian, angkak lebih efektif menurunkan kolesterol dibandingkan menaikkan trombosit pasien demam berdarah (DB).
“Sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan angkak dapat menaikkan trombosit, tapi penelitian di barat menunjukkan angkak memiliki efek untuk menurunkan kadar kolesterol total yakni kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida,” ujar dr Hardhi Pranata, SpS.
dr Hardhi menuturkan angkak merupakan hasil fermentasi beras merah dengan menggunakan kapang Monascus purpureus. Angkak sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu sebagai suplemen untuk meningkatkan aliran darah sehingga dapat menyehatkan tubuh.
“Di dalam angkak terdapat kandungan kelompok statin yaitu Lovastatin yang merupakan komponen bioaktif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Komponen ini berguna sebagai inhibitor dari enzim HMG-CoA yang bekerja membentuk kolesterol di hati, sehingga pembentukan kolesterol dapat dicegah,” ujar dokter yang menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia.
Namun dr Hardhi memperingatkan bahwa tidak semua orang bisa mengonsumsi air rebusan angkak. Untuk beberapa orang yang sedang mengonsumsi obat aspirin, ginko-biloba, obat anti agregasi trombosit atau cenderung mengalami pendarahan (bleeding) tidak boleh sama sekali mengonsumsi angkak. Karena hal ini justru bisa memicu terjadinya perdarahan yang lebih parah.
“Karenanya saya tidak menganjurkan pasien demam bedarah mengonsumsi angkak, dengan angkak atau tidak trombosit pasien bisa normal kembali dengan banyak minum apa pun. Jadi selama ini orang hanya salah pengertian saja. Yang sebenarnya angkak baik untuk menurunkan kolesterol,” ujar dokter yang berpraktik di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Pada pasien demam berdarah, jumlah trombosit yang turun akibat trombosit keluar dari aliran darah. Tapi jika kondisi pasien sudah membaik, maka dengan sendirinya trombosit akan masuk kembali ke dalam aliran darah dan jumlahnya kembali normal.
Bagi pasien demam berdarah yang diperlukan adalah tetap mengonsumsi cairan yang cukup baik air putih, teh, jus buah, susu atau cairan lainnya. Hal ini penting untuk mencegah dehidrasi yang dapat membuat pembuluh darah mengecil (shock) sehingga bisa berakibat fatal.
“Sebaiknya jika mengalami demam segera lakukan cek darah, jika jumlah trombosit normal lakukan pemeriksaan kedua setelah 6-12 jam untuk melihat kembali jumlah trombositnya. Karena banyak orang yang kecolongan demam berdarah akibat tidak melakukan pemeriksaan darah ulang dan mengira hanya demam biasa,” ujar dr Hardhi.
dr Hardhi menyarankan agar masyarakat tidak melakukan pengobatan sendiri sebelum mengetahui dengan pasti kondisinya, terutama pada orang yang memiliki komplikasi tertentu. Lakukan cek darah secara rutin serta ketahui dengan pasti apa penyebab demam untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Sabtu, 23 Maret 2013

Faktor Resiko Serangan Jantung Mendadak



Penyempitan pembuluh darah koroner jantung memiliki peranan utama terjadinya kematian mendadak. Penyempitan pembuluh darah ini dapat disebabkan oleh plak yang terbentuk akibat timbunan kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah. Jika penyempitannya sudah mencapai 80 persen (20 persen yang dapat dilewati darah), dapat menyebabkan darah mengental atau menggumpal, sehingga tidak ada darah yang masuk ke jantung.

Penyempitan pembuluh darah tidak memandang usia dan bisa terjadi apabila seseorang memiliki faktor-faktor risiko terjadinya serangan jantung.
Serangan jantung bisa didahului dengan gejala-gejala sebelumnya seperti nyeri dada dan sesak, namun bisa juga tanpa ada gejala apapun.

Ada dua faktor risiko serangan jantung mendadak yaitu:
1.      Faktor yang tidak dapat diubah
Terdiri dari faktor keturunan (genetik), usia dan jenis kelamin. Besarnya masing-masing faktor dalam mempengaruhi risiko penyakit jantung berbeda-beda pada setiap orang.

Pada faktor genetik, tergantung pada kadar lipoprotein dalam darah. Semakin kuat faktor genetik sehingga dapat mempengaruhi tingginya kadar protein, maka semakin tinggi pula risiko serangan jantung.
Pada faktor usia, semakin tua usia seseorang, kekenyalan pembuluh darahnya semakin berkurang.
Sedangkan faktor jenis kelamin, laki-laki lebih rentan mengalami penyumbatan pembuluh darah dibandingkan perempuan. Perempuan memiliki hormon estrogen yang mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah.

2.     Faktor yang dapat diubah
Faktor ini berhubungan dengan gaya hidup seperti kebiasaan merokok, kurang olahraga, memiliki kadar kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes) dan stres.
Penyumbatan pembuluh darah tak menunjukkan gejala spesifik, sehingga banyak orang tak sadar jika dirinya sudah memiliki sumbatan.  Bila sudah ada yang tersumbat, kinerja jantung dapat terganggu. Olahraga berat bisa menjadi sangat berbahaya karena dapat memicu serangan jantung.

Untuk mencegah serangan jantung, perlu dihindari faktor-faktor risikonya. Lakukan pola makan yang sehat yaitu rendah lemak dan rendah garam, teratur berolahraga (ringan – moderat), jangan merokok dan hindari minum alkohol.
Apabila memiliki penyakit kencing manis atau kadar kolesterol tinggi, cepat lakukan pengobatan untuk memperkecil risiko serangan jantung.

Minggu, 27 Januari 2013

Kanker Prostat, Kenali Gejala Awalnya



Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi.
Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tanda-tanda berikut ini :

1. Sulit berkemih
Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat  membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

2. Nyeri saat berkemih
Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3. Keluar darah saat berkemih
Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

4. Sulit ereksi atau menahan ereksi
Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

5. Darah pada sperma
Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

6. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

7. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas
Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

8. Sering berkemih di malam hari
Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

9. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat
Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

10. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko
Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah,  obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.
(Sumber: kompas.com)

Jumat, 25 Januari 2013

Ketika Bayi Sulit Tidur di Malam Hari



Beberapa solusi untuk penanganan bayi yang selalu terjaga di malam hari, diantaranya:

1.      Terlalu lelah di siang hari

Terlalu banyak kegiatan di siang hari mulai ditimang-timang, menonton video, hingga bermain air di bak mandi, semestinya di waktu malam bayi sudah tidak beraktivitas lagi. Baginya, tidur sama dengan berhenti dari semua kegiatan yang seru. Namun, saat-saat yang menyenangkan itu juga bisa membuat si kecil menjadi amat kelelahan. “Jika terlalu lelah, anak akan semakin sulit untuk tidur”, kata Jodi Mindell, PhD, penasihat Parents dan penulis Sleeping Through the Night. “Dan, itu membuat bayi Anda semakin sering terbangun di malam hari.”
Solusinya: Ubah kebiasaan Anda saat menidurkan bayi. Jika Anda biasa menggelitik perutnya hingga ia terkekeh-kekeh, sekarang gantilah dengan masase lembut, lagu pengantar tidur, baca dongeng, atau timang dengan tenang. Matikan televisi karena bisa menstimulasi dan membuat bayi semakin sulit tidur.
Anda harus paham temperamennya sebelum membuat ritual menjelang tidur, karena tidak semuanya bisa menenangkan, kebiasaaan mandi, misalnya belum tentu tepat. “Bagi sebagian bayi,mandi justru menyenangkan dan membuat mereka bersemangat,” kata Ann Douglas, penulis Sleep Solutions for Your Baby, Toddler, and Preschooler. Jika demikian kasusnya, mandikan bayi Anda jauh sebelum waktu tidur.
Perhatikan juga suasana hati Anda –jika Anda tidak bisa diam cenderung tegang, besar kemungkinan bayi Anda akan seperti itu. “Saat membawa si kecil untuk tidur, Anda sendiri harus rileks”, kata Dr. Mindell. “Perlambat gerakan Anda dan kurangi cahaya lampu. Waktu tidur hendaknya menjadi saat-saat yang nyaman bagi Anda bersama si kecil.”


2.      Tipe sensitif

Anda menghabiskan masa kehamilan dengan mencari CD lagu pengantar tidur yang paling tepat dan perlengkapan tidur bayi yang paling nyaman. Meski Anda sudah berusaha keras, belum tentu si kecil nyaman. “Ada bayi yang sangat sensitif terhadap lingkungan,” ujar Harvey Karp, M.D. penasihat Parents dan penulis The Happiest Baby on the Block. “ Dia bisa terganggu oleh dering telepon, label di kerah baju, atau sensasi di dalam tubuhnya, misalnya saat mencerna makanan.” Bayi bisa mengabaikan sensasi-sensasi itu sepanjang hari jika di sekelilingnya banyak suara, namun tidak demikian di waktu malam.
Solusinya: Ciptakan lingkungan senyaman mungkin. Bila Anda meragukan penyebab bayi tidak nyaman, gunting saja label piyamanya, ganti seprei yang lembut, dan redupkan cahaya di dalam kamarnya. Orang tua sering berpikir bayi perlu selimut tebal dan baju hangat, padahal bisa saja ia kepanasan. “Sentuh leher dan telinganya. Jika terasa panas, lepaskan satu atau dua lapis pakaiannya”, kata Dr. Karp.
Di sisi lain, bayi mungkin kesal karena kurangnya stimulasi di kamar – apalagi bagi bayi di bawah usia 4 bulan. “Bayi merasakan dekapan, getaran, sentuhan, dan mendengar bunyi-bunyian lembut secara konstan di dalam rahim,” ujar Dr. Karp. “Biasanya dia merindukan ritme  yang menenangkan itu.” Balutan kain (bedong) bisa menciptakan perasaan yang mirip ketika di dalam rahim ibu hingga bayi berusia sekitar 4 bulan. Bunyi yang lembut, seperti dari mesin cuci atau memutar CD, dapat membantu bayi untuk tidur.

3.      Tidak melihat cahaya

Anda jarang membawa bayi keluar rumah atau membuka kerai jendela? Kurang membiasakan bayi terhadap cahaya bisa mengganggu jadwal tidur si kecil. “Bayi yang terbiasa dengan cahaya sepanjang siang akan lebih mudah tidur,” kata Dr. Mindell.
Solusinya: Kuncinya adalah cahaya matahari pagi. “Cahaya pagi bisa menekan melatonin– hormon yang mengatur siklus tidur–agar dapat mencapai puncaknya pada waktu yang tepat,” ujar Dr. Mindell. Pindah posisi kursi makan bayi atau kursi Anda saat menyusui ke tempat yang terekspos sinar matahari. Jalan-jalan di pagi hari juga baik meski cuaca sedikit mendung. Jika kegiatan itu tidak bisa dilakukan, nyalakan lampu-lampu di rumah. Tapi, jangan lupa untuk mengurangi cahaya lampu satu atau dua jam sebelum waktu tidur si kecil. “Agar bayi Anda mengasosiasikan terang dengan aktivitas di siang hari, dan gelap dengan istirahat di malam hari,” kata Dr. Karp.

4.      Suka makan tengah malam

“Ini bisa jadi penyebab utama bayi susah tidur,” kata Cathryn Tobin, M.D., penulis The Lull-A-Baby Sleep Plan. Jika Anda selalu menyusui bayi sesaat sebelum dia tidur, dia akan mengasosiasikan menyusu dengan tidur–apalagi jika anda membiarkan dia tertidur di dada Anda. Tidak masalah jika hal itu terjadi jam 7 malam. Baru akan menjadi masalah jika dia terbangun jam 3 dini hari dan Anda harus menidurkannya dengan cara itu.
Solusinya: “Anda tidak perlu mengubah drastis ritual sebelum tidur. Anda hanya perlu memajukan sedikit lebih awal sebelum tiba waktunya untuk tidur,” kata Dr. Mindell. Cobalah menyusui, mengganti popok, dan menidurkannya kembali jika dia terbangun. Usahakan jangan menyusui di kamar tidur –agar dia mengerti bahwa kamar tidur itu khusus untuk tidur.
Bayi Anda akan belajar untuk menenangkan diri sendiri saat terjaga di malam hari. Tapi, kalau masih terus rewel, mungkin dia lapar. Dr. Karp menyarankan untuk memberikan ekstra kalori agar bayi tidak merasa lapar di tengah malam dengan cara menyusuinya setiap satu atau dua jam sekali pada sore hari. Misalnya, Anda menjadwalkan si kecil tidur jam 8 malam, berikan ASI jam 5 atau 6 sore, dan satu kali lagi sebelum Anda menidurkan di ranjangnya.

5.      Tidak bisa tidur sendiri

Bayi yang selalu ditimang atau ditepuk-tepuk menjadi sangat tergantung dengan kehadiran Anda untuk bisa tertidur.
Solusinya: Jangan diacuhkan sepenuhnya. Lebih baik kurangi sedikit demi sedikit waktu yang Anda lewatkan di kamarnya pada malam hari, dan berikan benda penenang sebagai transisi, seperti empeng atau selimut bayi. (Ya, Anda boleh memberikan empeng untuk tidur malam –panduan terbaru dari American Academy of Pediatrics merekomendasikannya.) Namun, pastikan bayi sudah berusia sekitar 6 bulan untuk menggunakan empeng. Kalau masih terlalu kecil, benda-benda itu berisiko meningkatkan SIDS (sudden infant death syndrom). Tapi, Anda boleh menimang dengan selimut yang kelak menjadi benda kesayangannya. Jika dia tertarik dengan gambar-gambar di selimut, maka selimut itu bisa menjadi pelengkap ritual sebelum tidur sampai dia cukup usia untuk dibiarkan tidur dengan benda kesayangannya.

6.      Selalu ingin bersama Anda

Anda ingin tidur di kamar Anda, tapi si kecil tidak mau tidur sendiri di dalam boksnya. Semakin lama Anda tidur bersamanya, semakin lama pula ia belajar mandiri.
Solusinya: “Ini perlu waktu. Jadi, lakukanlah secara bertahap,” kata Dr. Mindell. Pertama, biarkan dia tidur siang sendiri. Jika sudah terbiasa, lakukan ritual sebelum tidur di kamarnya. Lalu, pindahkan boks bayi ke kamar Anda atau letakkan di kamar dia sendiri, tapi Anda harus tetap membawa si kecil tidur ke kamar Anda jika dia terbangun di malam hari. Kalau dia tetap kesulitan untuk tidur sendiri, sesaat Anda perlu mengacuhkan rengekannya. Ketika bayi menyadari bahwa Anda tidak datang menjemput, dia akan belajar untuk menenangkan diri sendiri.

7.      Anti tidur siang

Bayi yang menolak tidur siang akan lebih menyita waktu Anda di malam hari. “Anak yang melewatkan tidur siang atau hanya tidur sejenak di siang hari, akan lebih sulit tidur dan akan lebih sering terjaga di malam hari,” kata Dr. Mindell.
Solusinya: “Pada bayi berusia di bawah 12 bulan, hanya masalah ketepatan waktu,” kata Dr. Tobin. “Anda harus jeli melihat waktu yang tepat –saat mulai menguap, matanya terlihat berat– atau, Anda akan kehilangan kesempatan untuk menidurkan si kecil.” Ketika momen-momen itu luput dari perhatian Anda, dia sudah terlalu lelah dan akan sulit untuk tidur. Perhatikan tanda-tandanya mengantuk dan segera bawa dia tidur. Lakukan hal itu secara konsisten. Jika bayi terbiasa mendengar lagu atau dongeng sebelum tidur, lakukan hal yang sama saat tidur siang. Kalau bayi bisa tidur, bagus. Jika dia hanya terdiam selama satu jam tanpa terlelap, tidak apa-apa karena setidaknya dia beristirahat. Bayi yang baru lahir, tidur sesuka hati. Menginjak usia 4 bulan, bayi akan terbiasa tidur panjang dua kali (pagi dan sore) atau tiga kali dengan durasi yang lebih pendek.

8.      Anda membuat dia terbangun

Apakah Anda langsung terlelap begitu berbaring di tempat tidur? Kemungkinan besar tidak. Begitu juga bayi Anda. Jadi, jika Anda masuk ke kamar bayi sesaat setelah ia berbaring, bisa jadi Anda mengganggu bahkan membangunkan dia dari tidur.
Solusinya: Tahan keinginan untuk selalu mengecek bayi Anda saat dia tidur. “Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada si kecil untuk menenangkan diri sendiri, dia tidak akan pernah mempelajari kemampuan itu,” kata Dr. Tobin. Dan, jika Anda menggunakan monitor bayi, kecilkan volumenya agar Anda hanya dapat mendengar teriakannya, bukan ketika dia mengigau.
Sumber: Parentsindonesia