Minggu, 27 Januari 2013

Kanker Prostat, Kenali Gejala Awalnya



Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi.
Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tanda-tanda berikut ini :

1. Sulit berkemih
Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat  membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

2. Nyeri saat berkemih
Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3. Keluar darah saat berkemih
Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

4. Sulit ereksi atau menahan ereksi
Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

5. Darah pada sperma
Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

6. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

7. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas
Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

8. Sering berkemih di malam hari
Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

9. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat
Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

10. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko
Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah,  obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.
(Sumber: kompas.com)

Jumat, 25 Januari 2013

Ketika Bayi Sulit Tidur di Malam Hari



Beberapa solusi untuk penanganan bayi yang selalu terjaga di malam hari, diantaranya:

1.      Terlalu lelah di siang hari

Terlalu banyak kegiatan di siang hari mulai ditimang-timang, menonton video, hingga bermain air di bak mandi, semestinya di waktu malam bayi sudah tidak beraktivitas lagi. Baginya, tidur sama dengan berhenti dari semua kegiatan yang seru. Namun, saat-saat yang menyenangkan itu juga bisa membuat si kecil menjadi amat kelelahan. “Jika terlalu lelah, anak akan semakin sulit untuk tidur”, kata Jodi Mindell, PhD, penasihat Parents dan penulis Sleeping Through the Night. “Dan, itu membuat bayi Anda semakin sering terbangun di malam hari.”
Solusinya: Ubah kebiasaan Anda saat menidurkan bayi. Jika Anda biasa menggelitik perutnya hingga ia terkekeh-kekeh, sekarang gantilah dengan masase lembut, lagu pengantar tidur, baca dongeng, atau timang dengan tenang. Matikan televisi karena bisa menstimulasi dan membuat bayi semakin sulit tidur.
Anda harus paham temperamennya sebelum membuat ritual menjelang tidur, karena tidak semuanya bisa menenangkan, kebiasaaan mandi, misalnya belum tentu tepat. “Bagi sebagian bayi,mandi justru menyenangkan dan membuat mereka bersemangat,” kata Ann Douglas, penulis Sleep Solutions for Your Baby, Toddler, and Preschooler. Jika demikian kasusnya, mandikan bayi Anda jauh sebelum waktu tidur.
Perhatikan juga suasana hati Anda –jika Anda tidak bisa diam cenderung tegang, besar kemungkinan bayi Anda akan seperti itu. “Saat membawa si kecil untuk tidur, Anda sendiri harus rileks”, kata Dr. Mindell. “Perlambat gerakan Anda dan kurangi cahaya lampu. Waktu tidur hendaknya menjadi saat-saat yang nyaman bagi Anda bersama si kecil.”


2.      Tipe sensitif

Anda menghabiskan masa kehamilan dengan mencari CD lagu pengantar tidur yang paling tepat dan perlengkapan tidur bayi yang paling nyaman. Meski Anda sudah berusaha keras, belum tentu si kecil nyaman. “Ada bayi yang sangat sensitif terhadap lingkungan,” ujar Harvey Karp, M.D. penasihat Parents dan penulis The Happiest Baby on the Block. “ Dia bisa terganggu oleh dering telepon, label di kerah baju, atau sensasi di dalam tubuhnya, misalnya saat mencerna makanan.” Bayi bisa mengabaikan sensasi-sensasi itu sepanjang hari jika di sekelilingnya banyak suara, namun tidak demikian di waktu malam.
Solusinya: Ciptakan lingkungan senyaman mungkin. Bila Anda meragukan penyebab bayi tidak nyaman, gunting saja label piyamanya, ganti seprei yang lembut, dan redupkan cahaya di dalam kamarnya. Orang tua sering berpikir bayi perlu selimut tebal dan baju hangat, padahal bisa saja ia kepanasan. “Sentuh leher dan telinganya. Jika terasa panas, lepaskan satu atau dua lapis pakaiannya”, kata Dr. Karp.
Di sisi lain, bayi mungkin kesal karena kurangnya stimulasi di kamar – apalagi bagi bayi di bawah usia 4 bulan. “Bayi merasakan dekapan, getaran, sentuhan, dan mendengar bunyi-bunyian lembut secara konstan di dalam rahim,” ujar Dr. Karp. “Biasanya dia merindukan ritme  yang menenangkan itu.” Balutan kain (bedong) bisa menciptakan perasaan yang mirip ketika di dalam rahim ibu hingga bayi berusia sekitar 4 bulan. Bunyi yang lembut, seperti dari mesin cuci atau memutar CD, dapat membantu bayi untuk tidur.

3.      Tidak melihat cahaya

Anda jarang membawa bayi keluar rumah atau membuka kerai jendela? Kurang membiasakan bayi terhadap cahaya bisa mengganggu jadwal tidur si kecil. “Bayi yang terbiasa dengan cahaya sepanjang siang akan lebih mudah tidur,” kata Dr. Mindell.
Solusinya: Kuncinya adalah cahaya matahari pagi. “Cahaya pagi bisa menekan melatonin– hormon yang mengatur siklus tidur–agar dapat mencapai puncaknya pada waktu yang tepat,” ujar Dr. Mindell. Pindah posisi kursi makan bayi atau kursi Anda saat menyusui ke tempat yang terekspos sinar matahari. Jalan-jalan di pagi hari juga baik meski cuaca sedikit mendung. Jika kegiatan itu tidak bisa dilakukan, nyalakan lampu-lampu di rumah. Tapi, jangan lupa untuk mengurangi cahaya lampu satu atau dua jam sebelum waktu tidur si kecil. “Agar bayi Anda mengasosiasikan terang dengan aktivitas di siang hari, dan gelap dengan istirahat di malam hari,” kata Dr. Karp.

4.      Suka makan tengah malam

“Ini bisa jadi penyebab utama bayi susah tidur,” kata Cathryn Tobin, M.D., penulis The Lull-A-Baby Sleep Plan. Jika Anda selalu menyusui bayi sesaat sebelum dia tidur, dia akan mengasosiasikan menyusu dengan tidur–apalagi jika anda membiarkan dia tertidur di dada Anda. Tidak masalah jika hal itu terjadi jam 7 malam. Baru akan menjadi masalah jika dia terbangun jam 3 dini hari dan Anda harus menidurkannya dengan cara itu.
Solusinya: “Anda tidak perlu mengubah drastis ritual sebelum tidur. Anda hanya perlu memajukan sedikit lebih awal sebelum tiba waktunya untuk tidur,” kata Dr. Mindell. Cobalah menyusui, mengganti popok, dan menidurkannya kembali jika dia terbangun. Usahakan jangan menyusui di kamar tidur –agar dia mengerti bahwa kamar tidur itu khusus untuk tidur.
Bayi Anda akan belajar untuk menenangkan diri sendiri saat terjaga di malam hari. Tapi, kalau masih terus rewel, mungkin dia lapar. Dr. Karp menyarankan untuk memberikan ekstra kalori agar bayi tidak merasa lapar di tengah malam dengan cara menyusuinya setiap satu atau dua jam sekali pada sore hari. Misalnya, Anda menjadwalkan si kecil tidur jam 8 malam, berikan ASI jam 5 atau 6 sore, dan satu kali lagi sebelum Anda menidurkan di ranjangnya.

5.      Tidak bisa tidur sendiri

Bayi yang selalu ditimang atau ditepuk-tepuk menjadi sangat tergantung dengan kehadiran Anda untuk bisa tertidur.
Solusinya: Jangan diacuhkan sepenuhnya. Lebih baik kurangi sedikit demi sedikit waktu yang Anda lewatkan di kamarnya pada malam hari, dan berikan benda penenang sebagai transisi, seperti empeng atau selimut bayi. (Ya, Anda boleh memberikan empeng untuk tidur malam –panduan terbaru dari American Academy of Pediatrics merekomendasikannya.) Namun, pastikan bayi sudah berusia sekitar 6 bulan untuk menggunakan empeng. Kalau masih terlalu kecil, benda-benda itu berisiko meningkatkan SIDS (sudden infant death syndrom). Tapi, Anda boleh menimang dengan selimut yang kelak menjadi benda kesayangannya. Jika dia tertarik dengan gambar-gambar di selimut, maka selimut itu bisa menjadi pelengkap ritual sebelum tidur sampai dia cukup usia untuk dibiarkan tidur dengan benda kesayangannya.

6.      Selalu ingin bersama Anda

Anda ingin tidur di kamar Anda, tapi si kecil tidak mau tidur sendiri di dalam boksnya. Semakin lama Anda tidur bersamanya, semakin lama pula ia belajar mandiri.
Solusinya: “Ini perlu waktu. Jadi, lakukanlah secara bertahap,” kata Dr. Mindell. Pertama, biarkan dia tidur siang sendiri. Jika sudah terbiasa, lakukan ritual sebelum tidur di kamarnya. Lalu, pindahkan boks bayi ke kamar Anda atau letakkan di kamar dia sendiri, tapi Anda harus tetap membawa si kecil tidur ke kamar Anda jika dia terbangun di malam hari. Kalau dia tetap kesulitan untuk tidur sendiri, sesaat Anda perlu mengacuhkan rengekannya. Ketika bayi menyadari bahwa Anda tidak datang menjemput, dia akan belajar untuk menenangkan diri sendiri.

7.      Anti tidur siang

Bayi yang menolak tidur siang akan lebih menyita waktu Anda di malam hari. “Anak yang melewatkan tidur siang atau hanya tidur sejenak di siang hari, akan lebih sulit tidur dan akan lebih sering terjaga di malam hari,” kata Dr. Mindell.
Solusinya: “Pada bayi berusia di bawah 12 bulan, hanya masalah ketepatan waktu,” kata Dr. Tobin. “Anda harus jeli melihat waktu yang tepat –saat mulai menguap, matanya terlihat berat– atau, Anda akan kehilangan kesempatan untuk menidurkan si kecil.” Ketika momen-momen itu luput dari perhatian Anda, dia sudah terlalu lelah dan akan sulit untuk tidur. Perhatikan tanda-tandanya mengantuk dan segera bawa dia tidur. Lakukan hal itu secara konsisten. Jika bayi terbiasa mendengar lagu atau dongeng sebelum tidur, lakukan hal yang sama saat tidur siang. Kalau bayi bisa tidur, bagus. Jika dia hanya terdiam selama satu jam tanpa terlelap, tidak apa-apa karena setidaknya dia beristirahat. Bayi yang baru lahir, tidur sesuka hati. Menginjak usia 4 bulan, bayi akan terbiasa tidur panjang dua kali (pagi dan sore) atau tiga kali dengan durasi yang lebih pendek.

8.      Anda membuat dia terbangun

Apakah Anda langsung terlelap begitu berbaring di tempat tidur? Kemungkinan besar tidak. Begitu juga bayi Anda. Jadi, jika Anda masuk ke kamar bayi sesaat setelah ia berbaring, bisa jadi Anda mengganggu bahkan membangunkan dia dari tidur.
Solusinya: Tahan keinginan untuk selalu mengecek bayi Anda saat dia tidur. “Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada si kecil untuk menenangkan diri sendiri, dia tidak akan pernah mempelajari kemampuan itu,” kata Dr. Tobin. Dan, jika Anda menggunakan monitor bayi, kecilkan volumenya agar Anda hanya dapat mendengar teriakannya, bukan ketika dia mengigau.
Sumber: Parentsindonesia

Kamis, 17 Januari 2013

Bersyukur untuk Menikmati Hidup



Ketika kita selalu dikejar-kejar waktu untuk dapat memenuhi segala keinginan dan kebutuhan hidup, ketika kita dituntut untuk terus dan terus untuk dapat meningkatkan kualitas dan karir dalam pekerjaan kita, ketika kita selalu disibukkan oleh kurangnya penghasilan dan kemiskinan yang selalu mendera dan ketika kita setiap hari, setiap waktu dijejali oleh penawaran-penawaran, promosi-promosi atau iklan-iklan yang terus menggoda keinginan kita untuk memilikinya, maka inilah saatnya kita bersyukur kepada Alloh swt. Karena tanpa bersyukur, mustahil kita dapat menikmati hidup kita saat ini dan tanpa bersyukur, mustahil kita dapat merasakan lezatnya hidup ini.

Pengertian syukur secara terminologi berasal dari kata bahasa Arab yang berati pujian atau ucapan/pernyataan terima kasih. Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia syukur berarti rasa berterima kasih kepada Alloh swt. Jadi syukur adalah suatu sifat yang penuh kebaikan dan rasa menghormati serta mengagungkan atas segala nikmat yang telah diberikan Alloh swt.

Jangan berharap, ketika kita dapat meraih sesuatu, lalu kita akan merasa puas dan bahagia. Karena ternyata, banyak orang di sekeliling kita yang tetap tidak bahagia setelah meraih hal tersebut. Malah banyak manusia masa kini maupun dalam kisah nyata manusia jaman baheula yang mendapatkan kenistaan dirinya setelah ia meraih dengan bersusah payah apa yang telah menjadi keinginannya, misalnya Fir’aun yang nista karena kekuasaan dan jabatannya dan Korun yang nista karena kekayaannya.

Ketika kita diberi promosi atau posisi jabatan yang baik oleh atasan, maka kita harus berterima kasih kepada atasan kita. Ketika kita diberi sesuatu atau hadiah yang halal dari seseorang, maka kita harus berterima kasih kepada dia.
Maka ketika kita dilimpahkan nikmat yang tiada terhingga oleh Alloh swt, semenjak terbuai dalam kandungan, dari kesempurnaan yang ada dalam tubuh kita, kesempurnaan ciptaan-Nya yang ada di dunia semuanya untuk kebaikan manusia sampai kepada jaminan surga-Nya, maka wajib hukumnya kita berterima kasih dan bersyukur kepada-Nya.
Dengan bersyukur kita mendapatkan kebaikan, kepuasan batin, ketenteraman hati dan kebahagiaan hidup, maka hakikat bersyukur kepada Alloh swt adalah mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan untuk diri kita sendiri.

“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Maha kaya (tidak membutuhka sesuatu) lagi Mahamulia” (QS An-Naml [27]: 40).

Ayat di atas menjelaskan: kalau kita menginginkan kebaikan diri kita, maka bersyukurlah kepada Alloh swt. Dan juga jika kita menginginkan dapat merasakan lezatnya hidup kita saat ini, maka bersyukurlah atas apa saja yang telah Alloh swt berikan kepada kita. Yakinlah bahwa apapun yang Alloh swt berikan, baik berupa apa yang kita sebut sebagai kenikmatan maupun apa yang kita sebut sebagai musibah atau bencana, itu semua diberikan kepada kita karena Alloh cinta dan sayang kepada kita dan yakinlah semua yang diberikan-Nya itu semua untuk kebaikan hidup kita baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Alloh swt telah menciptakan matahari yang sinarnya menerangi dan memberikan kebaikan bagi makhluknya di siang hari. Alloh swt juga menciptakan bulan yang sinarnya menerangi dan juga memberikan kebaikan kepada makhluknya di malam hari.
Diciptakannya matahari dan bulan untuk kebaikan manusia dan diciptakannya siang dan malam juga untuk kebaikan manusia.
Dari analogi matahari-bulan dan siang-malam itu, Alloh swt ingin meyakinkan kita semua, bahwa diciptakannya kekayaan-kemiskinan, kesuksesan-kegagalan, kepandaian-kebodohan, atasan-bawahan dan lain-lain itu semua untuk kebaikan kita dan semuanya harus disyukuri. Ketika kita mendapatkan rizki yang melimpah, maka kita wajib bersyukur dengan sabar dan ikhlas, dan ketika Alloh melambatkan rizki kita, kita juga harus bersyukur dengan sabar dan ikhlas. Kalau hitam dan putih merupakan warna yang disukai, maka kelebihan dan kekurangan hidup merupakan rizki yang harus kita syukuri.

“Dan dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur” (QS. Al-Furqan (25): 62).

Kamis, 10 Januari 2013

Obat Bebas dan Kehamilan



Obat bebas (OTC) adalah obat yang dapat dibeli di toko obat atau apotek tanpa resep dokter. Yang termasuk golongan obat ini yaitu pada kemasannya terdapat tanda lingkaran hijau bergaris hitam (Obat Bebas), lingkaran biru bergaris hitam (Obat Bebas Terbatas), fitofarmaka, jamu dan suplemen makanan. Walaupun bebas, golongan obat ini belum tentu aman dikonsumsi terutama jika diberikan pada bayi dan anak-anak usia di bawah 4 tahun, wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui.
Di bawah ini panduan jika mengkonsumsi obat bebas untuk ibu hamil:
  1. Banyak obat bebas belum punya hasil pengujian tingkat keamanan yang memadai jika diberikan pada wanita hamil. Selalu berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum menggunakan.
  2. Hindari minum obat bebas pada tiga bulan (trimester) pertama kehamilan, karena resikonya yang sangat besar pada kesehatan janin.
  3. Asetaminophen (paracetamol) adalah obat yang direkomendasikan boleh diberikan dalam jangka pendek untuk mengurangi rasa sakit atau demam.
  4. Hindari minum Aspirin (Asam Asetil Salisilat) karena dapat menyebabkan cacat janin, berat bayi lahir rendah dan masalah ketika kelahiran.
  5. Hindari minum obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS/NSAID), contohnya Ibuprofen, Naproxen, Ketoprofen, dll., terutama pada trimester pertama karena dapat menyebabkan kerusakan hati janin.
  6. Jangan minum obat batuk, flu, diare, konstipasi (pencahar) dan obat mual sebelum berkonsultasi dengan dokter.
  7. Hindari minum obat dalam kemasan dosis tinggi (extra strength, maximum strength, forte) atau obat dengan kerja panjang.
  8. Hati-hati minum dua obat atau lebih pada saat bersamaan, karena mungkin pada keduanya terdapat kandungan zat yang sama. Misalnya minum paracetamol dan obat flu yang juga terdapat paracetamolnya.
  9. Tanyakan pada dokter/apoteker kategori-kategori kemanan obat pada kehamilan, atau buka: Keamanan Obat pada Kehamilan di Apotek Arofat News (http://apotekarofat.blogspot.com/2011/01/keamanan-obat-pada-kehamilan.html)

Selasa, 08 Januari 2013

5 Sumber Pemicu Alergi di Rumah



Cara terbaik untuk mencegah alergi adalah menghindari alergen. Inilah 5 sumber allergen di rumah.

1. Hewan kesayangan
Cukup banyak orang yang menderita alergi hewan, tetapi sumbernya bukan si pus atau si dogi. Pemicu sebenarnya adalah cairan ludah hewan, urin, atau sel kulit mati yang terbang di udara dan mendarat di karpet, furnitur, atau seprei. Bulu binatang juga bisa menyebabkan alergi karena mengandung debu dan sel kulit mati.

Untuk mengurangi alergi, bersihkan rumah lebih sering. Selain mengelap, sedot debu lebih sering akan membantu. Cucilah tangan setelah mengajak main hewan kesayangan.

2. Karpet
Karpet merupakan penyebab utama Anda alergi debu karena serat-seratnya menyimpan kutu debu. Untuk mengurangi paparan debunya, gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA. Atau, singkirkan karpet dari rumah Anda dan jaga kelembaban rumah di bawah 55 persen.

3. Buku-buku
Buku merupakan harta berharga bagi para pecinta baca, namun buku bisa menjadi sarang kutu debu, spora, dan organisme berukuran sangat kecil lainnya yang bisa menjadi alergen. Siasati dengan menyedot permukaan buku secara teratur atau simpan buku dalam tempat tertutup.

4. Sofa
Furnitur yang empuk biasanya juga menyimpan kutu debu. Untuk mencegahnya, gunakan bahan kulit, vinil, atau permukaan yang licin lainnya. Hindari juga menyimpan furnitur di tempat yang lembab.

5. Tempat tidur
Saat tidur kita bukan cuma beristirahat tetapi juga melepaskan sel-sel kulit mati yang akan tersimpan di tempat tidur dan menarik kutu debu. Apalagi kita menghabiskan waktu 7-8 jam setiap malam di tempat tidur.

Cara paling efektif untuk mencegah tumpukan kutu debu adalah dengan menggunakan bahan anti alergen pada bantal dan kasur. Selain itu, cucilah seprai dan sarung bantal seminggu sekali dengan air hangat.

Senin, 07 Januari 2013

Memilih Pemimpin yang Baik dalam Islam



Nabi Muhammad saw adalah tauladan kita semua, apapun pekerjaan dan profesi kita. Keteladanan Beliau tak lekang dimakan waktu. Sikap, sabda dan sifat Beliau menjadi nasihat dan pelajaran hidup kita sepanjang masa. Beliau adalah contoh manusia yang sukses dunia dan akhirat menurut pandangan Alloh swt.

Nabi Muhammad saw adalah contoh dan pemimpin kita semua; pemimpin umat, pemimpin agama, pemimpin negara, komandan perang, qadi (hakim), suami yang adil, ayah yang bijaksana, orang yang paling penyabar, pekerja keras dalam bekerja, mulai dari menjadi pelaksana sebagai penggembala kambing dan pedagang suruhan, lalu meningkat menjadi supervisor sampai menjadi manager (pemilik dan pengatur).
Pantaslah Alloh swt menyematkan pada diri Beliau agar kita selalu menteladaninya:

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab [33]: 2l).

Dikisahkan, pada bulan Rabiul Awwal di tahun wafatnya, Beliau berkeinginan mengirim seorang sahabatnya ke negeri Yaman untuk menyampaikan ajaran Islam. Setelah melalui proses yang panjang pilihan beliau pun jatuh kepada Mu'adz bin Jabal RA. Imam Malik dalam riwayatnya, mengisahkan, ketika itu Rasulullah mengantarkan kepergian Mu’adz sampai ke ujung Kota Madinah. Dalam perjalanan menjelang gerbang kota, Mu’adz berkata, “Wahai Rasulullah, apa nasihat Engkau padaku?” Rasulullah menjawab, “Bertakwalah kamu kepada Alloh SWT dalam kondisi apa pun!” “Apalagi ya Rasulullah?” kata Mu’adz Rasulullah menjawab, "Ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya!” Mu'adz kembali bertanya, “Apalagi, ya Rasulullah?” Rasulullah saw menjawab, “Bergaullah kamu dengan manusia dengan akhlak yang baik!”

Keteladanan Rasulullah saw pada kisah di atas tergambar pada cara beliau memilih orang sebagai ulama, guru dan pemimpin yaitu orang-orang yang mengerti terhadap Islam. Mu'adz adalah sahabat Rasulullah saw yang paling memahami hukum syariah.
Kisah Mu'adz bin Jabal ini seakan memperlihatkan pada kita bahwa Rasulullah ingin Islam ini kelak dipimpin dan diajarkan oleh mereka yang mengerti Islam dan menjadi contoh rakyatnya dalam kebaikan menjalankan syariah agama.

Sosok pemimpin dalam Islam, telah digambarkan dalam Al Qur’an:

Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah (QS. Al-Anbiya’(21): 73)

Ayat itu berbicara mengenai sosok ideal seorang pemimpin yang akan memberikan dampak kebaikan dalam kehidupan rakyat secara keseluruhan, seperti sosok yang ada pada para Nabi pilihan Alloh swt. Ayat ini merupakan landasan prinsip dalam mencari figur pemimpin ideal yang akan memberi dampak kebaikan dan keberkahan bagi rakyatnya dimanapun dan kapanpun.

Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Adhim, menuliskan, ciri utama pemimpin ideal seperti yang disebutkan pada ayat tersebut adalah bahwa para pemimpin ideal itu senantiasa mengajak rakyatnya kepada jalan Alloh swt dan memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari yaitu menegakkan shalat, menunaikan zakat dan semua yang dikerjakannya semata-mata karena iman kepada Alloh swt, jauh dari kepentingan politis maupun terpaksa karena jabatannya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang bukan hanya tampil dalam urusan dunia, tetapi juga tampil di barisan terdepan dalam urusan agama. Dalam sejarah, kepemimpinan Rasulullah dan para sahabat sesudahnya adalah, pemimpin di masa itu adalah juga menjadi pemimpin atau imam dalam shalat.

Islam adalah agama yang sempurna, sebagai karunia dan kasih sayang Alloh untuk manusia. Sempurna dalam memberikan dan mengatur arah kehidupan seluruh manusia, agar manusia memperoleh kebahagiaan dan selamat dunia akhirat. Islam secara jelas mengatur kehidupan manusia dari hal-hal kecil, misalnya tata cara masuk kamar mandi sampai hal-hal yang besar misalnya cara memilih pemimpin yang baik. Oleh karena itu sangat keliru kalau ada yang mau memisahkan Islam dengan politik kekuasaan.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” (An Nisa (4): 144)

Dalam ayat lain Alloh berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” (Al Maidah (5): 57)

Dari dua ayat tersebut di atas, sangat jelas bahwa kita umat Islam harus terlibat aktif dalam proses memilih seorang pemimpin, dengan tidak memilih pemimpin dari kalangan orang-orang jahil dan orang-orang kafir.

Jumat, 04 Januari 2013

Memupuk Keikhlasan dalam Bekerja



Akhir-akhir ini ramai diberitakan di koran-koran maupun media elektronik dan kita sungguh sangat prihatin; ada pembuat baso yang mencampur bahan bakunya dengan daging babi, ada pembuat jajanan anak-anak yang menggunakan bahan atau pewarna yang berbahaya, penjual daging yang melaburi dagingnya dengan zat atau pengawet yang sangat berbahaya bagi kesehatan, penjual buah dan sayur membohongi pembeli dengan menambahkan atau menyuntik bau dan rasa tertentu pada dagangannya, warung/toko, apotek menjual bebas minuman keras dan obat yang dapat disalahgunakan. Juga ada oknum-oknum pelayan masyarakat yang meminta sesuatu atas pelayanan yg diberikannya, korupsi, manipulasi dan sebagainya. Dan tentu masih banyak lagi contoh-contoh perilaku rendahnya simpati dan tanggung jawab kepada masyarakat tersebut. Perilaku tersebut juga menandakan tidak adanya keikhlasan atas pekerjaan atau pelayanan yg diberikan dan tentu saja itu karena tipisnya keimanan kepada Alloh swt. Mereka tidak takut akan dosa-dosa dan akan adanya pembalasan dari Allloh swt atas perbuatan-perbuatannya.

Diturunkannya Islam melalui Nabi saw adalah rahmatan lil ‘alamin yang memberikan rahmat atau kasih sayang bagi seluruh alam, manusia dan segala isinya. Menyayangi berarti menjaga dan melindungi dari bahaya yang mengancam, sekecil apapun bentuknya, sama seperti ketika kita menyayangi keluarga kita.

Jadi sebagai seorang muslim, di atas pundaknya ada tugas untuk menyayangi, tidak hanya kepada keluarganya, tetapi kepada seluruh makhluk Alloh swt, bertanggung jawab dan menjaganya dari perbuatan yang dapat mencederai atau merusak.
Maka hendaklah apapun pekerjaan dan profesi kita, ada batasan-batasan agama yang harus kita patuhi. Apapun yang kita kerjakan, Alloh swt selalu mengawasi kita dan pasti kitapun akan mempertanggungjawabkan segala bentuk perbuatan kita, sehingga kita dipacu untuk selalu jujur dan ikhlas dalam bekerja.

Jadilah kita seorang muslim yang kuat. Kuat iman dan takwanya kepada Alloh swt, kuat fisiknya, kuat hartanya, kuat jabatannya dan kuat ilmunya. Jangan kalah dan jangan memberi peluang kepada orang non muslim untuk menguasai. Islam adalah agama yang memberi ruang kepada penganutnya untuk menguasai dan menjadi kuat dalam bidang apapun. Karena seorang muslim yang kuat, akan mampu menundukkan kemungkaran dan menguasai dunia ini kearah jalan yang diridhoi Alloh swt, sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw ketika hidupnya.

Marilah perkuat dan perkuat iman dan takwa kita kepada Alloh swt. Makin dekat dan terus dekati Alloh swt seperti Rasulullah ajarkan dan praktekkan; yakni senantiasa senang membaca Al Qur’an, senang sholat berjamaah, senang sholat malam, senang berinfak dan shodaqoh, senang menolong orang lain, senang bekerja keras, senang bekerja dengan ikhlas, senang berdagang dengan jujur dan lain-lain. Maka jika itu semua kita lakukan, Alloh swt juga akan senang kepada kita, Alloh akan sayang kepada kita. Maka orang Islam yang taat, lalu bekerja keras, melayani dengan ikhlas atau berdagang dengan jujur karena sayang kepada orang lain seperti sayang kepada keluarganya, maka itulah golongan orang-orang terbaik dalam pandangan Alloh swt.

Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk”. (Al Bayyinah (98): 7).

Alangkah indah dan beruntung orang-orang yang di dalam dadanya tertanam semangat untuk senantiasa dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan kepada orang lain, lapar menolong orang lain dengan penuh keikhlasan. Dan alangkah indah dan beruntung orang-orang yang di dalam hatinya selalu takut akan balasan Alloh swt, sehingga setiap perbuatan yang dilakukannya jangan sampai menyakiti bahkan membahayakan orang lain.

Sebaik-baik manusia, adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain” (Al Hadist).