Kamis, 19 April 2018

ASAL KAU RIDHO, AKU RELA MENEMUI ORANG YANG MEMUSUHIKU

Oleh: Arda Kartiwan, Apt.


Pada bulan Syawal tahun ke-10 kenabian (akhir Mei – awal Juni 619 M), Rasululloh pergi dari Mekah ke Tha’if yang berjarak sekitar 96,5 KM bersama mantan budaknya Zaid ibn Haritsah untuk mengajak penduduk Tha’if memeluk Islam. Namun selama 10 hari berdakwah di sana, tidak ada satu orangpun yang menyambut seruannya -memeluk Islam. Bahkan saat hendak keluar dari Tha’if, Beliau dibuntuti oleh orang-orang jahat dan budak-budak suruhan mereka dengan berteriak-teriak mencaci-maki Beliau. Tidak hanya itu, Beliau pun sampai dilempari batu oleh mereka hingga tumit Beliau terluka dan berdarah. Sementara Zaid yang berusaha membentengi Beliau, terluka kepalanya hingga berdarah-darah akibat terkena lemparan batu-batu.

Beliau bersama Zaid terus berlari menjauhi kejaran orang-orang Tha’if sejauh kurang lebih 5 KM hingga berhasil masuk ke sebuah kebun kurma milik Uthbah dan Syaibah, bersembunyi di sana sampai situasi benar-benar aman.

Beliau dan Zaid lalu berteduh di bawah serumpun anggur sambil bersandar ke sebuah dinding. Setelah tenang, Beliau memanjatkan do’a kepada Alloh; menumpahkan segala duka lara yang baru saja dialami akibat tak seorangpun yang mau menyambut seruannya dan juga akibat siksaan-siksaan yang dilakukan oleh orang-orang Tha’if. 


“Ya Alloh, hanya kepada-Mu ku adukan kelemahanku, ketidakberdayaanku dan kehinaanku dimata manusia. Wahai Dzat Yang Maha Pengasih diantara para pengasih, Engkau adalah Tuhan orang-orang yang lemah dan Engkau adalah Tuhanku. Kepada siapakah akan Kau serahkan diriku? Kepada orang-orang asing yang bermuka masam kepadaku ataukah kepada musuh yang akan menguasai urusanku? Aku tidak peduli asalkan Engkau tidak murka kepadaku, sebab amat luas afiat-Mu bagiku. Aku berlindung dengan cahaya Dzat-Mu yang menyinari kegelapan dan memperbaiki urusan dunia dan akhirat dari amarah yang akan Kau turunkan atau murka yang akan Kau timpakan kepadaku. Engkaulah yang berhak menegurku sampai Engkau ridho. Tiada daya dan kekuatan kecuali atas perkenan-Mu”. 


Engkau benar-benar tauladan terbaik bagi manusia wahai Rasululloh. Telah engkau tunaikan perintah Rabb-mu dengan sebaik-baiknya untuk berdakwah kepada mereka. Tetapi mereka mengingkarimu, mencaci-maki dirimu dan melukai fisik dan hatimu, tetapi engkau tetap berdo’a kepada-Nya: 


“Kepada siapakah akan Kau serahkan diriku? Kepada orang-orang asing yang bermuka masam kepadaku ataukah kepada musuh yang akan menguasai urusanku? Aku tidak peduli asalkan Engkau tidak murka kepadaku”.


Ya, mardhatillah atau RIDHO ALLOH adalah puncak dari cita-cita tertinggi seorang muslim dalam hidupnya. Jika sudah menjalankan segala ketaatan, baik itu perintah-perintah-Nya maupun larangan-larangan-Nya, maka tidak akan peduli apapun halangan, rintangan dan cacian yang akan menghadang, yang paling penting adalah Alloh ridho terhadap apapun yang kita lakukan. karena kalau Alloh sudah ridho, hidup pasti berkah, sukses dan sempurna.

 “Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya”. (Al Baqarah (2): 207)

KEAJAIBAN SYUKUR: Nilai & Kepuasan, tidak Diukur dari Jumlah & Harga

Di era kapitalis seperti saat ini, orang sudah jamak jika mengukur nilai sesuatu dilihat dari seberapa besar uang yang harus dikeluarkan untuk mendapatkannya. Sebuah mobil yang mahal dengan kualitas tertentu dianggap akan lebih banyak memberikan kepuasan daripada mobil yang berharga di bawahnya. Makanan dan minuman yang ada di restoran dianggap lebih enak jika dibandingkan dengan yang dijual di kaki lima. Punya lebih banyak barang dianggap lebih bangga dan puas dibandingkan tidak memilikinya atau hanya satu. Jadi kepuasan berbanding lurus dengan kuantitas dan kualitas(harga).

Jikalau benar, punya barang lebih mahal akan lebih bangga, nikmat dan puas dibandingkan dengan punya barang yang harganya murah, maka kasihan sekali orang-orang miskin yang tidak akan pernah bisa memilikinya yang berarti mereka tidak akan pernah bisa merasakan kepuasan.
Jikalau benar makanan di restoran dianggap lebih nikmat dibandingkan di kaki lima, maka kasihan sekali orang yang hanya bisa makan di kaki lima, yang berarti mereka tidak akan pernah bisa merasakan nikmatnya makanan.

Maka Alloh menurunkan satu konsep dahsyat dan adil, yaitu agar semua orang dengan keadaan dan kondisi apapun bisa menikmati suatu keadaan apapun dan pemberian apapun tanpa memperhatikan jumlah dan harga, konsep hebat itu adalah bersyukur.

Dengan bersyukur, keadaan apapun saat ini dan apapun yang dimilikinya saat ini pasti akan bisa memuaskan dirinya. Kekurangan tidak menjadi penghalang kepuasan dirinya dalam hidup. Kesederhanaan tetap mampu memberikan kebahagiaan. Kenikmatan hidup tidak lagi diukur dari seberapa mewah keadaannya, tetapi dari seberapa besar rasa syukur seseorang terhadap sesuatu. Nilai nikmat bukan dari harga karena kepuasan adanya di hati. Maka kepuasan sejati bisa didapatkan hanya jika kita mau bersyukur terhadap apapun yang telah Alloh swt berikan kepada kita semua.

Rabu, 18 April 2018

SURAT UNTUKMU


“ Nak, mungkin ibu dan ayahmu bukan orang tua yang ideal bagimu, tidak seperti kebanyakan orang lain yang serba berkecukupan dalam harta, mereka mudah sekali mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.

Ibu dan ayahmu juga bukan orang tua yang sangat paham dalam beragama, sehingga dulu engkau tidak kami sekolahkan di pesantren-pesantren atau ke lembaga-lembaga pendidikan khusus Islam lainnya. Oleh karena itu dalam hal ini ibu dan ayahmu sungguh-sungguh memohon maaf kepadamu.
Tetapi walaupun kita serba kekurangan dalam harta dan ilmu, ibu dan ayahmu tetap berusaha dengan sekuat tenaga agar engkau bisa tumbuh dengan baik & sehat, bersekolah dengan lancar walau untuk itu ibu dan ayahmu harus berkeringat darah. Tak mengapa nak, karena semuanya kami lakukan dengan suka hati, dan bekerjapun selalu terasa ringan karena setelah itu kami melihat kebahagiaan-kebahagian terpancar darimu.

Tak mungkin dan tak akan pernah kami tampakkan kesusahan dan keletihan di hadapanmu, itu semua kami lakukan agar engkau tidak sedih melihat kami, agar engkau tidak merasa kasihan dan merasa bersalah di hadapan kami. Tak mengapa nak, kami selalu baik-baik saja. Kami senang engkau memohon dan meminta sesuatu. Kebahagiaan dan kesuksesanmu adalah prioritas kami berdua.

Anakku sayang, tidak ada yang ayah dan ibumu minta, saat engkau sudah punya keluarga yang sedang kau bina saat ini, kecuali ayah dan ibumu berharap, bangun keluargamu dengan baik atas dasar keimanan dan ketakwaan kepada Alloh swt. Sekolahkan anak-anakmu agar mereka dapat berislam lebih baik. Didik keluargamu dengan sekuat tenaga agar mereka senantiasa taat kepada Alloh swt seperti kami, seperti kamu, seperti kakek-nenek kamu, seperti buyut-buyut kamu, seperti nenek moyang-nenek moyang kamu, agar kita semua kelak dikumpulkan dalam suatu tempat yang sangat indah, di surga-Nya sebagai satu keluarga besar ”


[Ath Thuur (52): 21]:Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya”.

Senin, 16 April 2018

IMAN SEBELAH KAKI

Ada dimana kualitas keislaman & keimanan kita saat ini? Apakah telah masuk dengan seluruh hati, jiwa & ragamu? Atau hanya setengah hati?. Kau hanya masuk di tepian. Yang kau masukan hanya sebagian saja anggota tubuhmu, satu kaki kau injakkan di dalam, sedangkan yang sebelahnya tetap kau simpan di luar. Engkau tidak sepenuhnya yakin dengan keislaman & keimananmu saat ini.

Saat engkau dilancarkan rizkinya, engkau merasa sangat senang & puas dalam hidup, engkau merasa Alloh sedang memuliakanmu saat itu, tetapi saat rizkimu dilambatkan atau diberikan musibah dan atau cobaan, engkau merasa muram, mengeluh dan marah kepada Alloh SWT, karena menganggap Dia tidak sayang & tidak adil kepadamu.

"Dan diantara manusia ada yang menyembah Alloh hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan dia merasa puas dan jika dia ditimpa suatu cobaan dia berbalik ke belakang. Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata". (Alhajj(22): 11)

Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan disemua aspek kehidupanmu; dalam mengatur Keluarga, saat mencari nafkah, saat bertetangga, saat bersosialisasi dengan orang lain dan sebagainya.
Jangan merasa takut jika iman & Islammu kau bawa kemanapun, kau tidak akan bahagia, tidak akan sukses, tidak akan terhormat dalam hidup. Karena kalau itu yang engkau rasakan, berarti engkau telah terperangkap dalam tipu daya kurikulum syetan - musuh yang nyata bagi manusia.

"Syetan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji, sedangkan Alloh menjanjikan ampunan dan karunia kepadamu. Dan Alloh Maha Luas, Maha Mengetahui" (Al Baqarah (2): 268).

Jangan pernah ragu, jalankan cara-cara Islam pada seluruh aspek kehidupanmu, jalan Islam adalah jalan terbaik bagi manusia menuju kesuksesan hidup di dunia ini dan di akhirat kelak.

Jumat, 13 April 2018

MANUSIA AKAN MEMETIK BUAH PRASANGKANYA


Air hujan itu baik sebagai sumber kehidupan dan tidak akan menimbulkan bencana selama manusia bersyukur karenanya & tidak merusak keseimbangan ekosistemnya.
Letusan gunung berapi itu baik bagi kelestarian & keseimbangan alam & tidak akan menimbulkan korban selama manusia tidak ingkar kepada Alloh serta tidak mendekati area terlarang untuk tinggal.
Semua pemberian yang berasal dari Alloh itu pasti baik, apapun. Yang berbeda adalah tatkala sudah sampai pada tangan manusia, ada yang memahami sebagai kebaikan dan sebaliknya ada yang menerimnya sebagai keburukan.

Maka beruntunglah, orang-orang yang selalu punya prasangka baik dari setiap persoalan yang menimpa dirinya. Bahkan tatkala Alloh memberikan musibah sekalipun, ia akan tetap menerimanya sebagai kebaikan karena dengan musibah itu ia makin dekat kepada-Nya.
Bersih & lapangkan hati agar kita hanya punya prasangka baik dari setiap persoalan yang datang menghampiri kita.

Yakinlah bahwa Alloh akan melimpahkan rizki kepada kita jika kita bersungguh-sungguh memintanya & berusaha sesuai petunjuk-Nya. Alloh akan memberi & mengabulkan do'a-do'a hambanya yang meminta. Alloh pasti akan mengampuni dosa jika hambanya bertaubat.
Manusia akan memetik buah apa yang telah ia tanam. Biji kebaikan akan tumbuh menjadi pohon kebaikan dan pasti ia akan berbuah kebaikan. Buah kebaikan itu hmmm....lezatnya tak terbayangkan.

Rabu, 11 April 2018

SEHAT ITU WAKTU LUANG DALAM HIDUP


Setiap orang pasti punya waktu luang, dimana dalam satu kesempatan ia berhenti sejenak/lama dari segala aktifitas.
Istirahat itu waktu luang, waktu sebelum dan sesudah bekerja itu waktu luang. Pensiun itu waktu luang, sudah tidak ada yang bisa dikerjakan saat bekerja itupun waktu luang, bahkan kondisi sehat saat ini juga termasuk waktu luang dalam hidup kita.
Waktu luang inilah yang harus mendapatkan perhatian khusus dari kita semua, agar kita tidak menyesalinya nanti terhadap apa yang telah kita isi pada waktu-waktu luang tersebut.


Nabi Muhammad Saw sudah mengingatkan:
"Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu dengannya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang" (Al Bukhari No. 6412, dari Ibnu 'Abbas).


Kalau waktu luangmu digunakan untuk beristirahat atau sedikit refreshing, tentu agar esok harinya kualitas pekerjaan kita terus terjaga bahkan bisa meningkat.
Kalau sehat itu waktu luangmu dalam hidup, maka jangan kau kotori & cemari nilai sehatmu dengan melakukan hal-hal yang akan merusak kesehatanmu.
Dan jika kita orang yang beriman, yang menginginkan kualitas keimanan kita terus meningkat, maka jangan kita sia-siakan waktu luang yang kita punya dengan melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kualitas keimanan kita.
Tutuplah celah-celah itu sekecil apapun. Jangan pernah mencoba untuk masuk apalagi mendekatinya, karena seringkali waktu luang banyak diisi dengan sesuatu yang tidak berguna. Sedangkan salah satu ciri orang beriman yang beruntung adalah tidak mengerjakan sesuatu yang tidak berguna.


‘’Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna’’. (Al Mu‘minun(23): 3)


Waktu sibuk & waktu luang adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Maka jadikan kedua-duanya menjadi ladang kebaikan & amal saleh untuk kita semua. Jadikan seluruh anugerah duniamu bernilai akhirat, maka Alloh akan mencukupkan seluruh kebutuhan duniamu.


“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Alloh kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu di dunia” [Al Qoshosh (28): 77]

Sabtu, 07 April 2018

DOPAMIN DAN FUNGSINYA BAGI OTAK MANUSIA



Dopamin merupakan suatu neurotransmiter yang dibentuk oleh tubuh anda melalui asam amino tirosin, yang banyak ditemukan pada berbagai makanan kaya protein seperti daging dan keju. Dopamin merupakan molekul penting untuk membentuk epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin (noradrenalin).
Otak dan sistem saraf membutuhkan neurotransmiter untuk menyampaikan pesan dalam bentuk impuls listrik ke seluruh bagian tubuh, untuk mengatur berbagai fungsi tubuh.
Dopamin diproduksi di beberapa daerah otak, termasuk substansia nigra dan daerah tegmental ventral.

Fungsi Dopamin
Fungsi dopamin sangat banyak, itulah mengapa neurotransmiter satu ini sangat terkenal dan banyak diteliti oleh para ilmuan. Zat kimia satu ini bahkan disebut central powernya otak, tanpa dopamin manusia akan menjadi seperti bukan manusia karena sebagian besar tindakan dan hubungan interpersonal manusia dipengaruhi oleh zat ini. 
Jika dirinci secara lebih detail ada beberapa fungsi dopamin utama yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia diantaranya:

  1. Fungsi Dopamin pada Pergerakan Struktur utama di otak yang mengendalikan semua jenis gerakan tubuh adalah basal ganglia atau inti basal. Supaya bagian ini bekerja dengan maksimal, ia akan sangat bergantung pada sekresi dopamin dari neuron di sekitarnya. Bila dopamin yang mencapai basal ganglia tidak mencukupi, maka fungsi gerakan akan menjadi lebih lambat dan tidak terkoordinasi dengan baik. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan penyakit parkinson. Lain halnya jika basal ganglia menerima terlalu banyak dopamin dari neuron di sekitranya, akan terjadi kelebihan gerakan tubuh yang tidak diperlukan. Gerakan di luar kendali secara tiba-tiba dan berulang ini yang dikenal sebagai gejala sindrom Gilles de la Tourett atau sindrom Tourette.

      2. Fungsi Dopamin dan Memori Fungsi perhatian dan memori dibentuk di otak pada bagian prefrontal cortex atau otak bagian depan, di bagian inilah fungsi dopamin memaksimalkan kerja memori. Tingkat paparan dopamin pada bagian otak depan ini sangat presisi, sehingga sedikit saja terjadi peningkatan dan penurunan dari jumlah normalnya akan menyebabkan masalah pada ingatan. Oleh karena dopamin sangat mempengaruhi sistem kerja memori, hal ini tentunya juga akan memengaruhi proses belajar dan penyimpanan informasi. Ketika seseorang mengalami peristiwa atau pengalaman tertentu, dan pada waktu yang bersamaan jumlah dopamin mencukupi, maka otak akan mengingatnya dengan lebih baik. Namun sebaliknya, jika dopamin tidak tercukupi, maka akan lebih sedikit memori yang tersimpan. Sebuah fakta juga mengungkap bawah dopamin ini terletak pada bagian otak yang mengontrol perhatian atau interest, jadi saat seseorang tidak tertarik pada suatu aktivitas atau pelajaran tertentu, maka kadar dopamin pada prefrontal cortex akan turun. Jika hal ini terjadi maka otak tidak akan termotivasi untuk mengingat fakta-fakta yang tersaji. Hal ini sangat perlu dipahami oleh para guru yang ingin meningkatkan motivasi belajar peserta didiknya. Menggunakan metode belajar yang lebih menarik dan menyenangkan serta memberikan penghargaan dan pujian untuk meningkatkan ketertarikan peserta didik sangat patut dicoba.

        3. Fungsi Dopamin dan Fokus Dopamin juga dapat meningkatkan fokus dan perhatian. Zat ini akan bekerja memengaruhi penglihatan atau saraf optik, yang akan mengarahkan perhatian dan fokus pada satu tugas atau aktivitas tertentu. Neurotransmiter ini juga diyakini bertanggung jawab pada memori jangka pendek yang terjadi di prefrontal cortex yang berhubungan dengan tingkat fokus. Ketika konsentrasi dopamin terlalu rendah, maka beberapa masalah fokus dan perhatian akan terjadi, salah satunya adalah gangguan pemusatan perhatian atau hiperaktivitas atau biasa disebut juga ADD (attention deficit disorder).

     4. Dopamin sebagai Pengatur Kesenangan Fungsi dopamin yang cukup populer adalah kemampuannya mengatur dan membuat tubuh merasakan kesenangan. Pada saat situasi yang menyenangkan terjadi, dopamin akan dilepaskan, hal ini jugalah yang menyebabkan seseorang mencari dan menginginkan aktivitas menyenangkan serta ingin melakukannya berulang-ulang. Keinginan untuk makan (terutama makanan dengan kadar gula tinggi) dan melakukan hubungan seksual merupakan salah satu stimulan yang menyebabkan pelepasan dopamin di otak. Itulah mengapa hal yang dianggap menyenangkan ini akan dilakukan berulang.

     5. Fungsi Dopamin dalam Mengatur Rasa Sakit Dopamin memegang peranan penting dalam pemrosesan rasa sakit pada sistem saraf pusat, termasuk sumsum tulang belakang. Berkebalikan dengan stimulus pada pengalaman menyenangkan, ketika sakit kadar dopamin berkurang dan menyebabkan kondisi kebalikan dari senang, seperti pada kondisi luka atau sedang putus cinta.

     6. Fungsi Dopamin sebagai Pengatur Mood Dopamin merupakan zat kimia yang mendorong munculnya perasaan senang, karena itulah mood yang baik untuk menjalani aktivitas sehari-hari tergantung pada keberadaan neurotransmiter ini. Bahkan dopamin disebut juga sebagai “Molekul bahagia”, dopamin menjadi penjelas ilmiah mengapa seseorang dapat mengalami kesenangan. Di sisi lain, penelitian juga menemukan bahwa dopamin sangat mungkin berperan dalam terjadinya depresi, selain juga disebabkan oleh neurotransmiter lain seperti serotonin dan norepinephrine.

      7. Fungsi Dopamin pada Kondisi Kecanduan Sebagian besar jenis obat yang mengakibatkan kecanduan, bekerja dengan menargetkan neurotransmiter dopamin di otak. Obat-obatan jenis reuptake dopamin inhibitor (RDI) seperti kokain dan amfetaimin menghambat pengembalian (reuptake) dopamin pada sinapsis. Sinapsis terdiri dari neuron yang melepaskan neurotransmiter tertentu dan neuron lain yang menerima neurotransmiter tersebut dimana terdapat celah diantara dua neuron ini yang disebut celah sinaptik. Umumnya setelah neurotransmiter selesai menjalankan tugasnya akan dilanjutkan dengan proses reuptake/pengembalian zat tersebut menuju neuron yang melepaskan, nah proses ini lah yang dihambat oleh kokain. Dengan demikian, maka terjadilah peningkatan konsentrasi dopamin ekstraselular (diluar sel saraf) dan juga meningkatkan transmisi dopaminergik yang berakibat munculnya perasaan senang dan kecanduan akan obat tersebut.

       8. Fungsi Dopamin dalam Tingkah Laku dan Kognisi Lobus frontalis otak merupakan jalur yang juga akan dilewati jika terjadi pelepasan dopamin. Area lobus ini diketahui sebagai pusat penerimaan dan pemrosesan informasi terutama untuk tingkah laku dan kognisi. Oleh karena itu, jika terjadi masalah akibat kekurangan atau kelebihan dopamin pada area tersebut, maka akan memengaruhi fungsi kognitif, seperti kemampuan memecahkan masalah.

       9. Fungsi Dopamin dalam Mengatur Tidur Meningkatnya kadar dopamin di otak dikaitkan dengan meningkatnya perasaan terjaga, hal ini dibuktikan dengan tingginya konsentrasi dopamin di siang hari dibanding pada malam hari. Inilah sebabnya mengapa pasien penyakit parkinson (kerusakan pada bagian yang memroduksi dopamin) cenderung merasakan kantuk yang kronis, hal itu karena kurangnya dopamin di otak. Lain halnya dengan penderita psikosis atau skizofrenia yang mengalami kelebihan dopamin di otak, mereka akan lebih sering terjaga. Obat antipsikotik akan diberikan pada kondisi ini untuk memberikan rasa tenang dan kantuk. 

      10. Fungsi Dopamin dan Motivasi Banyak penelitian membuktikan bahwa dopamin tidak hanya memberikan kesenangan, namun juga telah bertindak sebelum pencapaian kesenangan itu terjadi. Dopamin akan dilepaskan untuk mencapai sesuatu yang dinilai baik dan menghindari yang buruk. Kurangnya kadar dopamin di otak merupakan kelainan yang menyebabkan seseorang tidak memiliki motivasi atau disebut anhedonia. 

     11. Fungsi Dopamin dalam Kreativitas Penelitian juga menemukan adanya hubungan antara dopaminergik dan kreativitas. Reseptor dopamin berkaitan dengan proses berfikir di luar kebiasaan. Orang yang kreatif dan penderita skizofrenia memiliki kepadatan reseptor dopamin pada thalamusnya. Hal ini yang menyebabkan penalaran, kognisi dan lebih banyak informasi yang mengalir di otak mereka. Itulah sebabnya orang kreatif cenderung dapat memecahkan masalah dan membuat hubungan-hubungan yang terlihat aneh karena mereka memiliki koneksi yang tak biasa pada otaknya. 

1    12. Fungsi Dopamin dalam Kepribadian Salah satu ciri kepribadian yang paling mendefinisikan seseorang adalah tingkatan ekstraversinya. Ekstraversi ini terbagi menjadi dua komponen utama yaitu interaksi sosial dan impulsif. Ciri kepribadian ini sangat dipengaruhi oleh dopamin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang impulsif mengaktifkan dopamin lebih cepat dari umumnya. Namun, orang ini juga beresiko mengembangkan prilaku impulsif yang berbahaya.

1   13. Fungsi Dopamin sebagai Pengatur Sekresi Prolaktin Dopamin merupakan penghambat neuroendokrin utama pada proses sekresi prolaktin di kelenjar hipofisis anterior. Dopamin yang diproduksi pada nukleus arkuata di hipotalamus ini mengalir ke pembuluh darah yang memasok kelenjar pituari. Sedangkan, kelenjar tersebut dapat memproduksi prolaktin ketika tidak ada dompamin. Itulah mengapa dopamin disebut juga prolactin-inhibitior factor (PIF), hormon penghambat prolaktin atau prolaktostatin.

Efek Kekurangan Dopamin
Beberapa penyakit dan masalah dapat disebabkan oleh kurangnya konsentrasi dopamin di otak. Kekurangan dopamin membuat seseorang cenderung merasa bosan, tidak termotivasi atau bahkan depresi. Kondisi ini juga bisa menyebabkan anhedonia dimana seseorang sulit untuk merasakan dan menikmati kesenangan dan tidak berusaha untuk mencarinya. Beberapa masalah kesehatan yang ditandai dengan rendahnya kadar dopamin adalah depresi, fobia sosial, ADHD, penyakit parkinson. Umumnya dokter akan membantu meningkatkan kadar dopamin dalam otak pasien ini dengan memberikan obat yang dapat meningkatkan kadar dopamin namun dalam dosis kecil untuk menghindari kecanduan.

Efek Kelebihan Dopamin
Kelebihan dopamin di otak dikaitkan dengan berbagai gangguan mental seperti skizofrenia dan gangguan bipolar. Pengobatan kondisi ini biasanya dengan meresepkan obat penghambat dopamin, dimana obat ini akan membuat dopamin membutuhkan waktu lebih lama untuk berpindah dari satu neuron ke neuron lain sehingga mengurangi efek kelebihan dopamin yang terjadi. Di sisi lain, kelebihan kadar dopamin yang tidak berlebihan dipercaya dapat menguntungkan kondisi kesehatan mental maupun fisik. Kondisi seperti ini tentu saja akan meningkatkan kinerja seseorang dalam belajar ataupun bekerja. Adapun gejala akibat kelebihan dopamin diantaranya, agitasi tinggi, mudah gelisah, ketajaman kognitif, mudah senang, hedonisme, bersemangat, libido tinggi, hiperaktif, insomnia, maniak, kemampuan belajar tinggi, mudah bersosialisasi, mencari penghargaan dan mudah stres.



Dopamin dan Hubungannya Dengan Kecanduan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lain)
Kecanduan obat adalah suatu penyakit otak kronis yang bersifat kambuhan di mana penderita akan terdorong untuk mencari obat/alkohol dan menggunakannya, meskipun mengetahui bahayanya. Kecanduan obat digolongkan sebagai penyakit otak karena penyalahgunaan obat/alkohol dapat mempengaruhi struktur dan fungsi otak. Jadi, walaupun benar bahwa keputusan pertama kali penggunaan NAPZA adalah sukarela dengan berbagai alasan di atas, tapi lama-lama ketika NAPZA makin sering digunakan, ia akan mempengaruhi otak sehingga pengguna akan kehilangan kontrol diri dan kemampuan membuat keputusan dalam hal menggunakan NAPZA, dan bahkan akan  otak akan membuat dorongan yang kuat untuk menggunakan NAPZA.

Apa yang terjadi pada otak ketika menggunakan NAPZA?
Golongan NAPZA adalah senyawa kimia yang dapat masuk dan mempengaruhi system komunikasi di otak dan dapat mengganggu aktivitas sel syaraf untuk mengirim, menerima dan memproses informasi secara normal. Ada sedikitnya dua cara di mana obat-obat dan alkohol melakukan hal ini. Yang pertama adalah mereka bertindak menyerupai senyawa alami di otak yang disebut neurotransmitter, yaitu senyawa penghantar pesan di otak. Yang kedua, obat/alkohol dapat mempengaruhi “ reward system” di otak dengan meningkatkan aktivasi dari sistem reward.
Sistem reward adalah satu system di otak yang mengatur rasa senang, sehingga ketika diaktifkan kita merasa senang, dan ingin mengulang dan mengulang lagi. Peristiwa ini melibatkan mesolimbic reward pathway  yaitu jalur terdiri atas neuron dopaminergik yang berasal dari Vental Tegmental Area (VTA)   menuju ke nucleus accumbens  (NA) dan diteruskan ke otak bagian  prefrontal cortex. Sistem ini memerlukan keberadaan neurotransmitter dopamin untuk mengaktifkannya.

Reward Pathway yang Melibatkan Jalur Dopaminergik
Banyak hal yang bisa mengaktifkan system reward di otak. Stimulus alami bagi system reward adalah makanan, minuman, sex, kasih sayang, semua ini menyebabkan rasa nyaman dan senang. Kita tidak pernah bosan dengan makan, minum, kasih sayang, dan selalu ingin mengulangi dan mengulang lagi untuk mendapatkannya. Obat-obat NAPZA dan alkohol juga dapat mengaktifkan system reward di otak dengan berbagai mekanisme.
Ganja dan heroin misalnya, memiliki struktur yang mirip dengan senyawa alami di otak yaitu endorphin, sehingga bisa mengaktifkan reseptornya di otak dan “mengakali” otak sehingga mengirim pesan yang abnormal ke system reward, sehingga membuat perasaan senang.  Obat lain seperti kokain dan Ecstassy, bekerja dengan cara meningkatkan pelepasan neurotransmitter dopamine dan serotonin dari ujung saraf, dan mencegah kembalinya neurotransmiter ini ke saraf. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar neurotransmitter yang berlebih di tempat aksinya dan mengaktifkan system reward.
Hampir semua obat golongan NAPZA yang sering disalahgunakan, termasuk alkohol (dan bahkan rokok – nikotin), bekerja secara langsung maupun tidak langsung mengaktifkan system reward dengan meningkatkan ketersediaan dopamin di otak. Dopamin adalah satu jenis neurotransmitter di otak yang bekerja mengontrol gerakan, emosi, motivasi, dan perasaan senang. Stimulasi yang berlebihan pada system reward, yang normalnya adalah berespon terhadap stimulus alami  menghasilkan efek euphoria ketika menggunakan NAPZA. Reaksi ini kemudian membentuk suatu pola di otak yang mendorong orang untuk melakukan dan melakukan lagi perilaku ini (penggunaan NAPZA) untuk memperoleh kesenangan.

Sebagian Besar NAPZA Bekerja Meningkatkan Kadar Dopamin Otak
Jika orang tersebut terus menerus menggunakan NAPZA, maka otak akan beradaptasi terhadap keberadaan dopamin yang tinggi dengan cara mengurangi produksi dopamin atau mengurangi reseptor dopamin. Hal ini menyebabkan pengguna NAPZA berusaha untuk terus menggunakan NAPZA untuk menjaga agar fungsi dopamin kembali ke “normal”, atau berusaha menambah dosis NAPZA untuk mencapai kadar dopamin yang tinggi untuk mencapai “tingkat kesenangan” yang diinginkan. Tidak jarang pula mereka mencoba jenis NAPZA yang lain dan dicampur dengan alkohol dan aneka tambahan lain untuk mendapatkan efek kesenangan yang diharapkan.
Penggunaan yang terus menerus akan menyebabkan perubahan pada system dan sirkuit di otak. Penelitian menunjukkan bahwa pada penderita kecanduan NAPZA terjadi perubahan area di otak pada bagian yang mengatur kemampuan menilai, pengambilan keputusan, belajar dan mengingat serta control perilaku. Bersamaan dengan itu, perubahan fungsi otak ini juga mendorong pengguna untuk mencari dan menggunakan obat terus menerus, yang kita kenal dengan istilah kecanduan obat atau adiksi obat. Mereka tidak mempedulikan lagi bahayanya jika terjadi overdosis maupun efek-efeknya terhadap organ tubuh lainnya, bahkan sampai kematian pun mereka tidak pikirkan. Jika mereka tidak mendapatkan obat, tubuh mereka akan “sakaw” karena pada saat tidak mendapat obat, otak mereka akan kekurangan dopamin sehingga  mengakibatkan berbagai gejala fisik maupun psikis. Hal ini yang menyebabkan mereka terus terdorong untuk mendapatkan obat bagaimanapun caranya. Manifestasi “sakaw” dari masing-masing obat berbeda tergantung dari jenis obatnya.

Sumber: Prof. Zullies Ekawati & dari berbagai sumber lainnya.