Rabu, 18 April 2018

SURAT UNTUKMU


“ Nak, mungkin ibu dan ayahmu bukan orang tua yang ideal bagimu, tidak seperti kebanyakan orang lain yang serba berkecukupan dalam harta, mereka mudah sekali mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.

Ibu dan ayahmu juga bukan orang tua yang sangat paham dalam beragama, sehingga dulu engkau tidak kami sekolahkan di pesantren-pesantren atau ke lembaga-lembaga pendidikan khusus Islam lainnya. Oleh karena itu dalam hal ini ibu dan ayahmu sungguh-sungguh memohon maaf kepadamu.
Tetapi walaupun kita serba kekurangan dalam harta dan ilmu, ibu dan ayahmu tetap berusaha dengan sekuat tenaga agar engkau bisa tumbuh dengan baik & sehat, bersekolah dengan lancar walau untuk itu ibu dan ayahmu harus berkeringat darah. Tak mengapa nak, karena semuanya kami lakukan dengan suka hati, dan bekerjapun selalu terasa ringan karena setelah itu kami melihat kebahagiaan-kebahagian terpancar darimu.

Tak mungkin dan tak akan pernah kami tampakkan kesusahan dan keletihan di hadapanmu, itu semua kami lakukan agar engkau tidak sedih melihat kami, agar engkau tidak merasa kasihan dan merasa bersalah di hadapan kami. Tak mengapa nak, kami selalu baik-baik saja. Kami senang engkau memohon dan meminta sesuatu. Kebahagiaan dan kesuksesanmu adalah prioritas kami berdua.

Anakku sayang, tidak ada yang ayah dan ibumu minta, saat engkau sudah punya keluarga yang sedang kau bina saat ini, kecuali ayah dan ibumu berharap, bangun keluargamu dengan baik atas dasar keimanan dan ketakwaan kepada Alloh swt. Sekolahkan anak-anakmu agar mereka dapat berislam lebih baik. Didik keluargamu dengan sekuat tenaga agar mereka senantiasa taat kepada Alloh swt seperti kami, seperti kamu, seperti kakek-nenek kamu, seperti buyut-buyut kamu, seperti nenek moyang-nenek moyang kamu, agar kita semua kelak dikumpulkan dalam suatu tempat yang sangat indah, di surga-Nya sebagai satu keluarga besar ”


[Ath Thuur (52): 21]:Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar